Universitas Gorontalo

Program Praktisi Mengajar Angkatan 4 di Universitas Gorontalo Dimulai

291
×

Program Praktisi Mengajar Angkatan 4 di Universitas Gorontalo Dimulai

Sebarkan artikel ini
Kelas Kolaborasi dengan Praktisi di Fakultas Kesehatan Masyarakat. (Foto : istimewa)

KAMPUS (RG.COM) – Universitas Gorontalo telah memulai program praktisi mengajar setelah melalui tahapan seleksi yang ketat oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dengan mendatangkan praktisi yang ahli di bidangnya untuk berkolaborasi dengan dosen pengampu Mata Kuliah.

Sebanyak 18 mata kuliah dari beragam Fakultas, termasuk, Fakultas Ekonomi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Pertanian, Fakultas Teknik, dan Fakultas Kehutanan telah dipilih untuk menjadi bagian dari program ini.

Kolaborasi antara fakultas dan praktisi yang memiliki spesialisasi dan keahlian sesuai dengan mata kuliah yang ditawarkan menjadi inti dari program ini.

Rektor Universitas Gorontalo, Dr. Sofyan Abdullah, SP., MP dalam pernyataannya menyambut baik langkah Kemendikbud menerapkan program ini.

“Program praktisi mengajar ini adalah salah satu wujud nyata dan komitmen Universitas Gorontalo untuk melaksanakan 8 Bentuk Kegiatan MBKM sebagaimana yang tertuang di dalam Kepmendikbudristek No. 210/M/2023 Tentang Indikator Kinerja Utama Perguruan Tinggi dan LLDikti. Kami sangat berterimakasih juga kepada Kepala LLDikti Wilayah XVI yang telah mensuport keikutsertaan Universitas Gorontalo dengan melaksanakan sosialisasi dan pendampingan kepada para Dosen kami untuk berpartisipasi dalam program ini,” tutur Dr. Sofyan Abdullah.

Ditempat terpisah, PIC Program Praktisi Mengajar Angkatan 4 Universitas Gorontalo Dr. Abdul Wahab Podungge menegaskan bahwa terdapat 6 Praktisi yang berdomisili di Provinsi Gorontalo dan 12 Praktisi lainnya berdomisili di luar Provinsi Gorontalo.

Kelas Kolaborasi dengan Praktisi di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. (Foto : istimewa)

“Kehadiran praktisi dalam proses pembelajaran akan memberikan perspektif yang berbeda dan pengalaman nyata tentang dunia kerja kepada mahasiswa. Kami yakin program ini akan memberikan dampak positif dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Universitas Gorontalo,” ungkap Dr. Abdul Wahab.

Setiap praktisi, lanjut kata Dekan FISIP UG itu, telah disesuaikan dengan mata kuliah yang mereka kuasai secara mendalam.

“Kehadiran praktisi di ruang kelas akan memberikan perspektif baru serta pengalaman langsung dari dunia kerja kepada mahasiswa, yang akan membantu mereka mempersiapkan diri dengan lebih baik untuk menghadapi tantangan di masa depan,” ujarnya.

“Sebab, para praktisi dituntut untuk menyiapkan materi pembelajaran untuk mahasiswa dalam bentuk case study, praktikum, dan pembelajaran berbasis project based learning,” tandas Dr. Abdul Wahab. (ind-56)

Kelas kolaborasi dengan praktisi di Fakultas Teknik. (Foto : istimewa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *