oleh

Lekolabo Bakal Punya Kantor Kelurahan Baru

PEMKOT (RAGORO)- Pemerintah Kelurahan Lekobalo bakal memiliki Kantor Kelurahan Baru. Pasalnya, kantor Kelurahan lama hingga saat menurut penjelasan Lurah Lekobalo Santi Mohamad, masi dipergunakan, akan tetapi sudah bisa dikatakan tidak layak lagi dugunakan.

Dalam artian dinding kantor tersebut sudah ada sebagian yang lapuk. “Kelihatannya cantik dipandang, itu hanya walpalper ata cat, selain itu sudah lapuk. Bukan dinding beton cuman diskat, “ujar Santi dengan canda tawa kepada Harian RG, Rabu (4/8/21) kemarin.

Pengadaan kantor baru Kelurahan Lekobalo kata Santi, baru masuk ditahap perencanaan. “Ini baru rencana, insya allah akan diadakan ditahun 2022, berdasarkan hasil peninjauan Bapak Walikota kemarin (red).

Beliaupun sangat merespon baik tempat tersebut untuk di jadikan kantor baru, “ucapnya. Lahan yang direncanakan untuk pembangunan kantor baru Kelurahan Lekobalo juga kata Santi, layak diperuntukkan pembangunan kantor, dikarenakan lahan tersebut merupakan bagian dari lahan Pemerintah Kota Gorontalo.

Bukan saja itu, Santi Mohamad juga mengatakan, di eks Lapangan lamu Kelurahan Lekobalo Kecamatan Kota Barat selain bangun kantor baru, ditempat tersebut juga akan direncanakan membangun kawasan kuliner.

“Selain membangun kawasan kuliner untuk menarik peminat, alangkah baikknya juga akan dibangun lapangan Futsal sehingga mampu merangsang para pencinta Kuliner nanti, “tambah Santi, mengutip ungkapan Walikota bersama Sekdakot pada waktu itu.

Santi berharap, jika wacana tersebut dapat dilaksanakan, dan berbagai motivasi mengembangkan kawasan tersebut menjadi pusat kuliner, serta di topang dengan kondisi lokasi, pemandangan wilayah pegunungan yang indah dan sejuk.

Sehingga kedepan nanti kawasan kuliner Lekobalo akan mampu menopang 2 sektor wisata yang ada di Kota Barat, diantaranya Benteng Otanaha dan Bak pemandian Potang. “Insya Allah ini akan menjadi wacana yang nyata, “tandasnya.(tr11).

Don't Miss

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.