GorutPemkab Gorut

Dekranasda Gorut Gagas Penanaman 30 Ribu Bambu Burik di Sepanjang Sungai

164
×

Dekranasda Gorut Gagas Penanaman 30 Ribu Bambu Burik di Sepanjang Sungai

Sebarkan artikel ini
Kebersamaan pengurus Dekranasda Gorut di bawah kepemimpinan Ny Mariyati Modanggu Mohamad usai rapat kerja 1 dalam mempersiapkan pelantikan dan pengukuhan sisa masa jabatan 2018-2023. (Foto : istimewa)
GORUT (RAGORO) – Satu dari lima program strategis yang digagas Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) sisa masa jabatan 2018-2023, yakni, mendorong penanaman Bambu Burik di sepanjang sungai-sungai di daerah itu.
“Dari lima program strategis itu ada satu program yang coba kami gagas adalah mendorong penanaman 30 ribu bambu burik di sepanjang sungai-sungai di Gorontalo Utara,” ungkap Sekretaris Dekranasda Gorut, Grace Mangosa.
Penanaman Bambu Burik ini dijelaskan Grace mempunyai dua tujuan. Tujuan yang paling utama adalah bagaimana dekranasda mengambil peran mencegah terjadinya banjir dan erosi yang sering menjadi musibah di Gorontalo Utara.
“Yang kedua adalah, bagaimana dengan program penanaman 30 ribu bambu burik akan menjadi bahan baku terhadap kerajinan bambu burik di Gorontalo Utara,” terangnya.
Dekranasda akan mendorong dan melibatkan instansi terkait, yakni, DLH Gorut, Dinas Kehutanan Provinsi Gorontalo dan Balai Wilayah Sungai Sulawesi II Gorontalo.
“Kami berharap untuk penanaman 30 ribu bambu burik di tahun 2023 bisa tercapai,” harapnya.
Maka dari itu, pihaknya kata Grace akan segera menyurat ke dinas terkait.
“Karena kami tahu memang program itu melekat di dinas-dinas terkait itu. Sehingga kalau ini kita seriusi, saya yakin itu tidak akan membutuhkan biaya yang terlalu banyak. Tetapi, membutuhkan kerja bersama dan dorongan Pak Bupati,” jelasnya.
Grace yakin, Bupati Gorut, Thariq Modanggu akan memberi support. Karena memang, musibah banjir menjadi musibah rutin yang terjadi di Gorut.
“Dan ini menjadi salah satu bukan juga menyelesaikan masalah, tapi satu langkah untuk meminimalisir terjadinya banjir dengan menjadikan sepanjang sungai-sungai ada pohon bambu burik yang akan menahan deras arus sungai, erosi dan itu akan menyiapkan bahan baku bagi pengrajin bambu burik,” pungkasnya. (RG-56)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *