Pemkab Pohuwato

Tokyo Food Co Ltd, Perusaaan Asal Jepang ‘Lirik’ Potensi Kakao Pohuwato

229
×

Tokyo Food Co Ltd, Perusaaan Asal Jepang ‘Lirik’ Potensi Kakao Pohuwato

Sebarkan artikel ini
Tim dari Tokyo Food ltd saat berdialog dengan pemerintah Kabupaten Pohuwato dipimpin Wakil Bupati Suharsi Igirisa Jumat (24/08/2023) siang tadi
  • Editor   : Sahril Rasid
  • Kontributor : Iwan Karim

GORONTALO (RG.COM)—Peluang pasar biji kakau (coklat) di kabupaten Pohuwato sepertinya akan terbuka lebar, dengan rencana masuknya pengusaha asal jepang Tokyo Food Co Ltd.

Sejauh ini Pohuwato sebagai salah satu kabupaten penghasil kakao terbesar di Provinsi Gorontalo, hanya saja petani produksi kakao petani belum terserap pasar secara maksimal.

Ketertarikan perusahan dari Tokyo Food Co.LTD ini sepertinya serius. Pasalnya Jumat (25/9/2023) pagi tadi mereka telah tiba di Pohuwato dan bertemu dengan pemerintah daerah yang diterimah langsung oleh wakil Pohuwati Suharsi Igirisa.

didampingi Sekretaris Daerah, Iskandar Datau, Asisten Ekbang, Fitriani Lasantu, Kepala Baperlitbang, Irfan Saleh, Sekretaris Dinas Pertanian, Meri Maku di meeting room kantor bupati.

“ Ini satu peluang untuk para petani kakao di Pohuwato. Tokyo Food Co Ltd sangat antusias terkait dengan kakao Pohuwato. Tapi ini baru tahap awal, mereka akan menguji kualitas dan jumlah produksi kakau,’ kata Suharsi Igirisa.

Sebagai pemerintah, Suharsi Igirisa menegaskan sangat merespon rencana dari Tokyo Food Co Ltd jepang ini.

“ Mereka bukan saja akan membeli hasil kakao petani tapi juga mendorong penanaman kakau, ini jelag peluang untuk masyarakat selain harga kakao diharapkan membaik, juga akan menyerap tenaga kerja,” kata wakil bupati Suharsi Igirisa.

Seperti diketahui kakao merupakan salah satu potensi perkebunan yang ada di Kabupaten Pohuwato.

Terbesar  di Kecamatan Taluditi. Bahkan masyarakat petani kakao yang berada di Kecamatan Taluditi telah melakukan pengembangan, pembibitan dan fermentasi.

“Yang menjadi kendala oleh para petani kakao saat ini berupa pemasaran (kestabilan harga yang tidak menentu), peremajaan (kakao membutuhkan lahan yang lebih luas), masalah lain terkait penyakit penggerek buah kakao (hama tanaman kakao),” kata Suharsi.

Ia sendiri berharap, jika nantinya Tokyo Food bisa berinvestasi di Pohuwato. Diharapkan alih teknologi penanaman serta penanganan hama akan jauh lebih baik.

Perusahaan Tokyo Food Co. LTD Japan ke Pohuwato langsung oleh pimpinan perusahaan, diantaranya  Nakajima,  Y. Honma, Yelia, Dudu Darsono, dan Lia, selaku penerjemah.

Sementara itu, Nakajima melalui translator, Lia, membenarkan ketertarikan mereka untuk berinvestasi di Pohuwato.

Namun demikian mereka akan melakukan penelitian terlebih dahulu terkait dengan kualitas kakaunya. Dan tentunya jumlah produksi yang ada sekarang yang dihasilkan oleh para petani.

 “ Kami dalam waktu dekat akan melakukan penelitian, kami berharap  kualitas kakao petani Pohuwato memenuhi standar yang ditetapkan oleh Perusahaan Tokyo Food,’ kata Nakajima seperti diterjemahkan Lia.

“ Jika nantinya memenuhi standartm maka pihaknya akan menyerap seluruh hasil kakao di Pohuwato ini,’ kata Lia seperti disampaikan Nakajima ####

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *