Kapolda Gorontalo Tegaskan Penertiban PETI Terus Berjalan

423
ADV
10

GORONTALO (RGNEWS.COM) – Kapolda Gorontalo, Irjen Pol. Widodo menegaskan upaya penertiban aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di sejumlah wilayah di Provinsi Gorontalo tetap dilakukan secara maksimal, termasuk selama bulan Ramadan.

Hal itu disampaikan Widodo dihadapan awak media saat diwawancarai di sela-sela aksi pembagian takjil di depan Mapolda Gorontalo, baru-baru ini.

Widodo mengatakan jajarannya terus memantau aktivitas pertambangan ilegal tersebut meski dalam kondisi menjalankan ibadah puasa. Penindakan dilakukan secara bertahap bersama tim dari Badan Reserse Kriminal Polri.

“Tetap kita monitor. Secara terpusat ini sudah ada tim dari Bareskrim yang turun. Beberapa pelaku sudah ditangkap dan banyak yang sudah berhenti beroperasi karena takut ditindak,” kata Widodo.

Menurut dia, sebagian aktivitas PETI mulai berhenti setelah para pemodal yang masuk dalam target operasi memilih melarikan diri. Hal itu membuat sejumlah lokasi tambang ilegal tidak lagi beroperasi.

Meski demikian, ia mengakui masih ada penambang yang tetap nekat menjalankan aktivitasnya.

“Memang masih ada yang membandel, tapi sebagian sudah tutup tanpa harus dilakukan penangkapan,” ujarnya.

Widodo menjelaskan aktivitas PETI di daerah itu sebelumnya berlangsung hampir selama 24 jam. Namun saat ini sekitar setengah dari aktivitas tersebut telah berhenti setelah adanya operasi penindakan.

Kapolda juga mengakui penindakan terhadap PETI bukan perkara mudah. Selain lokasi tambang yang berada di daerah terpencil, petugas juga harus menghadapi medan yang berat.

“Penangkapan tidak gampang, karena lokasinya jauh dan medannya cukup berat,” kata dia.

Karena itu, kata Widodo, operasi penertiban membutuhkan kesiapan anggaran, kekuatan personel, waktu, serta pertimbangan risiko bagi petugas di lapangan.

Namun demikian, ia menegaskan kepolisian tetap berkomitmen menekan aktivitas pertambangan ilegal di Gorontalo. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *