KAMPUS (RGNEWS.COM) – Universitas Gorontalo (Unigo) menunjukkan keseriusannya dalam mengawal sektor pertambangan di Provinsi Gorontalo.
Unigo menyatakan siap all out berkontribusi dalam tim pengawasan tambang bentukan Polda Gorontalo.
Keterlibatan Unigo dalam tim tersebut disertai komitmen penuh untuk mendukung penataan sektor pertambangan melalui pendekatan akademik, riset, dan pendampingan teknis di lapangan.
Rektor Unigo Dr. Robby Hunawa, S.IP., M.Si mengatakan, kampusnya siap mengerahkan seluruh potensi yang dimiliki untuk mendukung kerja tim pengawasan.
“Kami all out mendukung upaya ini. Unigo siap berkontribusi melalui kajian ilmiah dan tenaga ahli agar pengelolaan pertambangan berjalan sesuai aturan,” ujarnya.
Dukungan tersebut diperkuat dengan keberadaan Program Studi S1 Teknik Pertambangan Unigo yang menjadi satu-satunya program sejenis di wilayah LLDikti XVI.
Program studi ini menjadi basis utama penguatan peran kampus dalam memberikan kontribusi keilmuan.
Melalui program tersebut, Unigo akan terlibat dalam aspek eksplorasi, keselamatan kerja, pengelolaan lingkungan, hingga reklamasi pascatambang.
Tidak hanya dari sisi teknis, Unigo juga menyiapkan dosen dan peneliti bidang hukum untuk mendukung aspek regulasi, perizinan, serta penegakan hukum di sektor pertambangan.
Akademisi Unigo akan dilibatkan dalam pemetaan wilayah tambang, evaluasi perizinan, serta penyusunan rekomendasi kebijakan berbasis riset.
Selain itu, dosen dan mahasiswa Program Studi Teknik Pertambangan juga akan terlibat dalam kegiatan pendampingan, survei lapangan, dan penyusunan laporan teknis.
Menurut Robby, sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan perguruan tinggi menjadi kunci dalam menciptakan tata kelola pertambangan yang berkelanjutan dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
“Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat pengawasan sekaligus menjaga keseimbangan antara kepentingan ekonomi dan kelestarian lingkungan,” tandasnya. (*)











