KAMPUS (RGNEWS.COM) – Universitas Gorontalo (Unigo) menegaskan komitmennya memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui riset dan inovasi.
Upaya itu dinilai sejalan dengan arah kebijakan nasional yang menitikberatkan pada penguatan kemandirian ekonomi.
Komitmen tersebut disampaikan Rektor Unigo, Dr. Robby Hunawa, S.IP., M.Si., usai mengikuti Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) 2026 yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, pada 26–29 Juni 2026.
Menurut Robby, perguruan tinggi, terutama perguruan tinggi swasta di kawasan Indonesia Timur, perlu mengambil peran lebih besar dalam menghasilkan riset yang berdampak langsung terhadap pembangunan daerah.
“Kami ingin memastikan kontribusi sains dan teknologi dari kampus benar-benar menopang ketahanan ekonomi nasional,” kata Robby.
Ia mengatakan hasil penelitian tidak semestinya berhenti sebagai karya akademik.
Riset, kata dia, harus menghasilkan inovasi yang dapat dimanfaatkan masyarakat, dunia usaha, maupun pemerintah daerah.
Karena itu, Unigo akan menyelaraskan program pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat dengan kebijakan pemerintah yang berorientasi pada penguatan kemandirian ekonomi serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Robby berharap kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan sektor industri terus diperkuat agar inovasi yang lahir dari kampus mampu memberi nilai tambah bagi pembangunan daerah sekaligus meningkatkan daya saing nasional. (*)











