Satpol Mulai Tertibkan Lapak Tidak Produktif

179
ADV
10
{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"addons":1,"transform":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}

KABGOR – Pemerintah melalui Satuan Polisi Pamong Praja kembali menertibkan beberapa lapak atau booth pedagang dikawasan menara pakaya tower, Jumat (30/01/26).

Kasat Satpol Taufik Margono melalui Kabid Trantib Muh.Eka Putra Olii ,S.STP , M.Si saat ditemui dilapangan mengatakan, penertiban itu dilakukan guna menata kawasan yang menjadi jantung ibukota Limboto.

” Booth both yang ditertibkan bukan semua. Namun khusus lapak lapak atau booth yg tidak produktif atau sudah lama tidak berjualan,” Ucapnya.

Pihaknya juga dalam memilih lapak yang ditertibkan itu sudah melakukan observasi atau pemantauan lapangan. Karena yang dilakukan penertiban adalah lapak yang sudah berbulan bulan tutup.

” Kita sudah melakukan pantauan. Dan aktivitas atau produktivitas dari pedagang lapak itu sudah ada 2-3 bulan. Bahkan ada juga yang sampai 4 bulan tidak buka,” ucap Eka.

Lapak lapak itu pun diamankan sementara di kantor Satpol PP, untuk didata dan keterangan lebih lanjut, sambil menunggu pemilknya datang kembali, mengambilnya.

Satpol sendiri mempunyai tujuan pelaksanaan dan penertiban booth untuk menciptakan ruang tata zona kawasan bagi pelaku pedagang kaki lima menjadi tidak semraut karena berada di area menara yg menjadi ikon masyarakat Kabupaten Gorontalo, tandasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *