Penulis /Editor : Sahril Rasid
GORONTALO (RG.COM)—Plafon masjid Agung Baiturrahman Limboto ambruk dan menimpa jamaah yang sedang bersiap melaksanakan sholat Isya Senin (12/06/2023) tadi malam.
Plafon yang ambruk itu tepat berada di ruang jamaah perempuan shaf paling depan.
“ Alhamdulilah, plafon yang ambruk tidak menimbulkan korban, hanya salah satu jamaah wanita terkena puing plafon, karena sempat menghindar,’ ujar ibu ibu jamaah.
“ Awalnya ada bunyi, lalu dalam hitungan detik ambruk.Untung tidak ada korban,” kata ibu jamaah itu lagi.
Ambruknya plafon masjid Baiturrahman Limboto ini bukan sekali ini terjadi. Beberapa waktu lalu juga sering terjadi, tapi dibagian teras depan.
“, Kalau plafon ambruk seperti ini bukan cuma sekali, ini kejadianm yang kesekian kali,” tutur Rizal Manangkalagi yang setiap saat memang sering sholat di masjid tersebut.
Ia menjelaskan, kondisi atap masjid memang sudah banyak yang bocor.
“ Jika musim hujan jauh lebih parah. Kemungkinan plafon ambruk karena beberapa waktu lalu digenangi air karena atap serong bocor,’ katanya.
Rata rata plafon yang ada sekarang ini sudah pernah genangi air, karena atap bocor. Tinggal menunggu waktu saja ambruk.
Sementara itu Ketua Ta’mirul Masjid Baiturrahman Limboto Ruli Henga saat dihubungi tadi malam
mengakui kalau plafon di beberapa bagian masjid sudah rapuh. Karena kondisi atap masjid diakuinya sudah sering bocor.
Tamirul sendiri sudah mengajukan proposal anggaran terkait dengan kondisi atap masjid.
“ Sudah ada proposal untuk pergantian atap 1, 5 miliar. Tapi karena keterbatasan anggaran pemda baru sanggup 300 juta,’ kata Ruli.
Itupun kata Ruli, tidak sekaligus bisa digunakan. Tapi secara bertahap, padahal kondisi atap masjid sepertinya harus secara keseluruhan diperbaiki.
“ Sudah diarahkan ke PU Kabupaten Gorontalo, kami diminta untuk melapor ketika ada plafon yang rusak. Itu nantinya akan ditindaklanjuti PU,”kata Ruli.
Ia sendiri cukup prihatin, karena jika hujan, kondisi masjid memang bocor di berbagai tempat.











