Dekab Kabgor

IBF Awasi Aset Rahmat Ambo di Apresiasi Aleg DPRD

221
×

IBF Awasi Aset Rahmat Ambo di Apresiasi Aleg DPRD

Sebarkan artikel ini

DEKAB – Pimpinan Komisi II DPRD Kabupaten Gorontalo Bidang Keuangan dan Kesejahteraan, Iskandar Mangopa, memberi apresiasi PT. Internasional Business Future (IBF) Pekanbaru atas tanggungjawab dan upaya melakukan pengawasan seluruh aset Rahmad Ambo (Marketing IBF). Seperti diketahui, Rahmad Ambo terlibat dugaan penyalagunaan uang investasi masyarakat di Gorontalo. Tak tanggung-tanggung uang investasi yang berhasil dikumpulkan dari masyarakat sebesar Rp 50 Miliar. “Atas nama rakyat Gorontalo, kami mengapresiasi sikap serius dan tanggungjawab pihak IBF. Baru berselang satu hari pasca pertemuan di DPRD, perusahaan langsung melakukan pengawasan aset-aset milik Rahmad Ambo,” kata Iskandar, belum lama ini Menurut Iskandar, pengawasan aset yang dilakukan IBF sudah sangat tepat. Mengingat hal tersebut adalah upaya preventif untuk menghindari hal-hal yang tidak dinginkan, sebab hingga saat ini Rahmad Ambo sulit dimintai pertanggungjawaban. “Apa yang dilakukan perusahaan sesuai dengan keinginan masyarakat, ada pengawasan terkait aset-aset milik Rahmad Ambo,” terang Iskandar. Iskandar mengungkapkan jika masyakat telah menerima informasi bahwa Rahmad Ambo telah membeli dan mengumpulkan sejumlah aset, seperti kebun karet, kebun sawit, rumah, dan beberapa mobil di Pekanbaru. “Permintaan kami, IBF lebih memperketat pengawasan aset-aset Rahmad Ambo. Kalau perlu sampaikan kepada pemerintah setempat atau pemerintah desa dalam hal kepengurusan akta jual beli,” pesan Iskandar. “Khusus untuk Rahmad Ambo lebih baik menyerahkan diri, lalu jelaskan duduk persoalan yang sebenarnya kepada pihak IBF dan DPRD. Jangan menghindar, selesaikan persoalan, sebab masyarakat menunggu kepastian,” imbuh dia Kepada masyarakat, Iskandar juga berpesan agar tetap menahan diri dan menyerahkan sepenuhnya penanganan masalah dapat diselesaikan oleh perusahaan IBF. “Saya pun mengimbau kepada masyarakat Gorontalo, tolong menahan diri. Kita serahkan persoalan ini kepada pihak IBF, insyahalllah bisa segera beroleh solusi yang terbaik dan uang investasi bisa dikembalikan,” tandas Iskandar. (RG.53)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *