GORONTALO (RAGORO) – Marten Taha bukan kader abal-abal, dia adalah kader Golkar tulen yang memulai karir politiknya benar-benar dari bawah. Lebih dari itu, Marten adalah sosok yang sangat santun, sangat terdidik dan tak mudah goyah.
Makanya tokoh-tokoh Golkar sangat yakin kalau Marten Taha tak mudah meninggalkan partai yang sudah membesarkannya selama ini.
Dan Marten tak akan mencederai citranya dengan berkhianat, karena Marten sendiri tahu diri bahwa Nasdem juga punya banyak kader, salah satuhya adalah Hamim Pou yang juga Ketua DPW Nasdem.
Dan sebagai kader Golkar, Marten sendiri akan berjuang untuk bisa mendaparkan rekomendasi Golkar. Dengan demikian, dia akan bertarung di Pilgub dengan gagah dan penuh kebanggaan dengan mengendarai partai Golkar. Lalu apa komentar Marten soal itu?
Walikota dua periode ini mengaku sebenarnya yang paling bagus adalah koalisi Golkar – Nasdem. Jika dua partai ini berkoalisi akan sangat kuat sekali.
Soal siapa yang akan dipasang dari masing-masing partai, Marten tak bisa memprediksi, yang pasti di Golkar akan sangat ditentukan hasil survey.
Ditanya bagaimana kalau dia dipasangkan dengan Hamim. Marten Taha mengatakan, kalau dia mendapat rekom Golkar, maka itu bisa terjadi apalagi kalau Golkar – Nasdem berkoalisi. (awal-46)











