KABGOR – Innasoc Gorontalo berhasil meraih medali Perak, atau peringkat 2, di ajang olahraga Airsoft FORNAS Lombok yang digelar sejak beberapa hari lalu.
Menurut Ali Akbar Ramadhan, official yang mendampingi tim sekaligus atlet CTS (Tembak Target) bersama Gustriman Aliwu, tim Airsoft Gorontalo berhasil mengungguli daerah lainnya di ajang babak penyisihan.
Bersama Provinsi Lampung, DKI Jakarta, dan Sulut, Gorontalo mampu menyisihkan mereka dan berhasil menjadi juara grup dengan 9 point.
” Mereka merupakan tim tangguh. Namun dengan disiplin yang tinggi. Sabar dan tidak terburu-buru. Kita mampu unggul dari mereka, ” Ucap Azan sapaan akrab Akbar.
Azan mengatakan, di babak semifinal, tim Innasoc Gorontalo pun tetap tak mengendorkan semangatnya hingga berhasil masuk ke babak final duel dengan tim Jawa Tengah.
” Ya, meski mampu menghasilkan point yang sama, Draw. Tim airsoft Innasoc Gorontalo belum beruntung dalam adu CTS, (semacam adu pinalti) dengan Jateng. Namun Allhamdulillah kita masih meraih medali perak, ” Ucapnya.
Sementara itu Gustriman Aliwu, mewakil cabang CTS bersama Azan untuk cabang ini belum bisa memberikan hasil yang cukup. Namun demikian tetap masih berada di posisi yang cukup diperhitungkan.
” Di cabang ini banyak pesertanya. Sebab hanya perorangan. Kalau CQB itu 4 lawan 4. Sehingga peminat yang cukup banyak pesertanya di CTS ini, jadi persaingannya tak kalah dengan CQB, ” Pungkasnya.
Namun demikian Iman, sapaan Gustriman berani bertaruh. Tim Gorontalo Airsoft, atau Innasoc Gorontalo menjadi tim yang cukup disegani, dan itu terlihat dari permainan selama pertandingan.
Prestasi Innasoc Gorontalo boleh dikatakan luar biasa. Selama FORNAS digelar setiap 2 tahunan, Innasoc Gorontalo selalu juara, baik juara pertama maupun runner-up.
4 kali terhitung sejak innasoc Gorontalo ikut ambil bagian di FORNAS ini, berhasil meraih yang pertama medali emas. Dan baru dua kali bertengger di posisi runner up medali perak.
Tentunya prestasi ini cukup membuat nama Gorontalo diperhitungkan di cabang Airsoft ini. Olahraga dalam jenis permainan tembak menembak ini, innasoc Gorontalo terbukti, tidak bisa dipandang sebelah mata, ujar Azan.
Ke depan semoga KORMI Gorontalo mampu memberikan perhatian lebih kepada cabang airsoft ini. Sebab dengan sederet prestasi dan animo anak muda akan olahraga yang satu ini, begitu banyak atlet yang bisa dikirim untuk membawa nama Gorontalo ke depan. Insyaallah ini menjadi perhatian pemerintah, baik Provinsi, Kabupaten dan KORMI itu sendiri, ujar Iman. (*)











