KABGOR – Pemerintah Kabupaten Gorontalo kembali mencatatkan prestasi akan capaian membanggakan dengan berhasil meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke-16 kalinya.
WTP ke 16 ini diraih atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025. Capaian tersebut diumumkan pada agenda Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas LKPD Tahun 2025 oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Gorontalo.
Kegiatan berlangsung di Auditorium BPK Perwakilan Provinsi Gorontalo, Senin (25/5/2026).
” Raihan opini WTP ini menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Gorontalo dalam memperkuat komitmen terhadap tata kelola keuangan daerah yang akuntabel, transparan, dan sesuai prinsip pemerintahan yang baik. ” Ujar Bupati.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh unsur Pemerintah terkait baik Provinsi Gorontalo, pemerintah kabupaten/kota, serta pimpinan DPRD se-Provinsi Gorontalo.
Pemeriksaan atas laporan keuangan ini dilaksanakan setelah BPK menerima dokumen laporan keuangan pemerintah daerah sejak 31 Maret 2026.
Proses pemeriksaan tersebut bertujuan menilai kewajaran penyajian laporan keuangan, kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan, hingga efektivitas sistem pengendalian internal di masing-masing pemerintah daerah.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima Laporan Hasil Pemeriksaan LKPD Tahun 2025 oleh Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Gorontalo, Hery Purwanto, bersama para kepala daerah dan Ketua DPRD. Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Hariyanto Manan, bersama perwakilan Inspektorat Kabupaten Gorontalo.
Kehadiran seluruh unsur pemerintah daerah ini menunjukkan sinergi dan komitmen bersama dalam menjaga kualitas pengelolaan keuangan daerah yang tertib, efektif, serta akuntabel.
Capaian WTP ke-16 kali secara berturut ini tidak hanya menjadi bukti konsistensi Pemerintah Kabupaten Gorontalo dalam mempertahankan kualitas pelaporan keuangan daerah, tetapi juga tercatat sebagai Opini WTP pertama pada masa kepemimpinan Bupati Sofyan Puhi dan Wakil Bupati Tonny S. Junus.
” Prestasi ini diharapkan menjadi fondasi kuat dalam memperkuat kepercayaan publik serta mendorong tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan berkelanjutan di tengah tantangan fiskal daerah yang terus berkembang.” Tukas Bupati. (*)











