Buka Latsar CPNS, Bupati: Ini Bukan Sekadar Formalitas!

31
ADV
10
{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"addons":1,"transform":2},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}

KABGOR – Pemerintah Kabupaten Gorontalo menggelar kegiatan Pelatihan Dasar (Latsar) bagi CPNS Golongan II dan III Formasi Umum, lulusan Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD), serta lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Kegiatan ini bekerja sama dengan BKPSDM Provinsi Gorontalo, di Gedung Auditorium GIIS (Gedung Teater) BKPSDM Provinsi Gorontalo, Selasa (19/05/2026).

Acara pembukaan dihadiri Wakil Bupati Gorontalo,, Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo, Kepala BKPSDM Provinsi Gorontalo, Kepala BKPSDM Kabupaten Gorontalo, para pimpinan OPD, camat, serta undangan terkait lainnya.

Kegiatan Latsar tahun 2026 itu diikuti oleh 74 ASN, masing-masing terdiri dari Golongan II sebanyak 14 Orang dan Golongan III sebanyak 60 Orang.

Membuka kegiatan itu, Bupati Gorontalo Sofyan Puhi menegaskan bahwa pelaksanaan Latsar CPNS bukan sekadar kegiatan formalitas, melainkan proses pembentukan karakter aparatur sipil negara yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik.

“Kami berharap pelaksanaan kegiatan ini tidak hanya sekadar memenuhi kewajiban administratif, tetapi benar-benar menjadi proses pembentukan ASN yang profesional, berintegritas, serta memiliki orientasi pelayanan kepada masyarakat,” ujar Sofyan Puhi.

Ia juga mengingatkan bahwa saat ini dinamika pembangunan dan tuntutan masyarakat semakin kompleks sehingga menuntut ASN mampu bekerja secara profesional, adaptif, dan berintegritas.

“Saudara-saudara yang mengikuti Latsar hari ini merupakan insan terpilih yang telah melalui proses seleksi yang ketat, transparan, dan kompetitif. Oleh karena itu, manfaatkan kesempatan ini untuk memperkuat kompetensi dan karakter sebagai pelayan masyarakat,” tambahnya.

Karenanya, seluruh peserta diminta mengikuti seluruh tahapan pembelajaran dengan disiplin, penuh tanggung jawab, dan semangat untuk menjadi agen perubahan di lingkungan kerja masing-masing. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *