KABGOR — Pemerintah Kabupaten Gorontalo Pemkab Gorontalo menargetkan BLK menjadi pusat pengembangan SDM terampil yang siap masuk dunia kerja maupun membuka usaha mandiri.
Target ini pun untuk melatih vokasi sebagai langkah untuk menekan angka pengangguran dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Dalam kunjungannya ke BLK Limboto, Senin (12/5/2026), Bupati Sofyan terlihat memeriksa sejumlah fasilitas pelatihan, termasuk kondisi gedung aula yang selama ini digunakan untuk kegiatan pembelajaran dan pelatihan bagi peserta vokasi.
Dalam kesempatan ini ia menekankan keberadaan BLK memiliki peran penting dalam mencetak tenaga kerja terampil yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
“BLK harus menjadi tempat lahirnya tenaga kerja unggul yang siap bekerja dan mampu membuka usaha mandiri,” ujarnya.
Bupati Sofyan mengatakan, peningkatan kualitas sarana pelatihan menjadi kebutuhan penting agar proses pembinaan keterampilan masyarakat berjalan lebih efektif.
Turut mendampingi dalam kunjungan itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Gorontalo Kisman Ishak.
Kisman berharap adanya dukungan terhadap peningkatan fasilitas penunjang pelatihan, termasuk perbaikan gedung aula dan sarana praktik peserta.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga meninjau empat program pelatihan yang sedang berlangsung, yakni menjahit, servis sepeda motor, operator komputer, dan make up artist.
Program pelatihan itu dibiayai melalui APBN dari Balai Besar Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Makassar dengan total anggaran Rp265,2 juta.
Ada sebanyak 64 peserta terlihat mengikuti pelatihan, masing-masing 16 orang di setiap bidang keterampilan.
Kisman menambahkan, program itu menjadi bagian dari upaya pemerintah membuka peluang kerja baru sekaligus meningkatkan kompetensi masyarakat.
“Pelatihan ini diarahkan agar peserta memiliki keterampilan yang bisa langsung digunakan untuk bekerja maupun membuka usaha sendiri,” ujarnya. (*)











