KABGOR – Tokoh masyarakat Ombulo memberikan klarifikasi soal keinginan mereka akan kebutuhan tanggul.
Sebab pada dasarnya, mereka hanya ingin diketahui saja oleh pemerintah dan tidak ada maksud lebih.
” Ya, minta maaf ini, tidak ada maksud apa-apa disitu. ” Ujar Fadli Mohu selaku tokoh masyarakat setempat saat mendatangi Kominfo.
Fadli juga menyampaikan atas tindak lanjut Bupati, pihaknya mengucapkan banyak terima kasih telah menindaklanjuti keinginan mereka. Dan dari informasi yang ada, bahwa BPBD sudah langsung turun dan menindaklanjuti juga segera kepihak BWS hal ini oleh warga sangat diapresiasi. ” Jadi keinginan kami sesegera mungkin terpenuhi.
Olehnya kami mengucapkan terimakasih banyak,” ujar Fadli.
Fadli juga akan mengawal hal yang sama ke BWS, sebab pula sesuai penjelasan ibu yang datang ke BWS (Balai Wilayah Sungai) seharusnya surat demikian harus dibawa langsung oleh Kepala Desa setempat.
” Kata mereka di BWS, Kades harus yang mengawal ini. Begitu cerita ibu yang datang kesana. Dan itu akan kita kawal,” ujar Fadli.
Yang seharusnya memang aparat desa yang mengawal ini.
Selebihnya BPD setempat Misran Akaseh saat dihubungi memang mengatakan. Sejak tahun tahun sebelumnya cukup disayangkan ini tidak pernah dibahas dalam Musrembang. ” Itu dia. Periode sebelum-sebelumnya itu tidak ada,” ujar Misran.
Nanti diperiode saat ini yang baru berjalan setahun lebih itu sudah ada. ” Musrembang kemarin sudah dibahas. Diperiode baru Kades dan BPD kini, sudah terbahas itu. Ada,” ujar Misran.
Dengan ini semua pihaknya berharap tanggul itu sesegera mungkin terealisasi dan mereka mengucapkan terimakasih kepada pemerintah. (RG.53)











