Catatan : Zainudin Libunelo
Kepala Desa Bongo II Kecamatan, Pursan Lasale mengaku senang, angka vaksinasi di Desanya sudah diatas 50 persen. “Saya sangat bersyukur, presentase warga Desa Bongo II yang sudah ikut vaksin tahap 1 dan 2, mencapai 60 persen,” tutur Pursan saat diwawancara awak media, di sela-sela kegiatan vaksinasi di Dusun Desa Terpadu Mandiri (DTM), Kamis (18/11/21).
Kata Kades Pursan, sebelumnya dirinya pusing, karena warganya banyak yang menolak untuk di vaksin COVID-19. Hal ini disebabkan oleh banyak informasi yang tidak benar (hoax, red) terkait vaksin covid-19 yang mereka baca melalui media sosial, sehingga membuat warga Desa Bongo II menolak untuk mengikuti vaksin COVID-19. program pusat ini.
“Dulu sebahagian besar warga menolak untuk di vaksin COVID-19. Bahkan mereka enggan menerima bantuan dari pemerintah karena takut di vaksin, setelah membaca berbagai informasi hoax dari dunia maya,” papar Kades Pursan.
Namun dirinya selalu Kades, tidak mau kalah dengan keadaan tersebut. Kades yang penuh pengalaman ini terus memutar otak mencari jalan keluar agar masyarakatnya siap dan bersedia di vaksin tanpa ada paksaan dan tekanan dari siapa pun. Pemdes Bongo II melakukan pendekatan persuasif dan mensosialisasikan baik di setiap pesta, pertemuan rapat di Desa hingga warga berkumpul di datangi untuk diberikan pencerahan seputar manfaat vaksinasi dan akibat tidak di vaksin COVID-19.
“Syukur Alhamdulilah berkat sosialisasi yang kami laksanakan sebelumnya, antusias warga ikut vaksin meningkat. Setiap kali turun di Dusun melaksanakan kegiatan vaksin, warga datang meminta disuntik vaksin covid-19,” imbuhnya.
Kata Kades Pursan, dirinya optimistis capaian partispasi warga terhadap vaksinasi covid-19 di Desa Bongo II bisa mencapai target. Karena melihat masih ada waktu yang panjang untuk turun ke Dusun-Dusun untuk menyisir warga yang belum di vaksin.
“Setelah kami turun ke Dusun melakukan vaksinasi, Alhamdulillah respon warga sangat baik, mereka antusias minta di vaksin. Meskipun demikian, saya tetap menghimbau kepada warga untuk tetap taat Prokes dan 5M dalam menjalankan aktifitas sehari-hari,” tukasnya. (rg-45)











