Lokasi Penas Bakal Jadi Kawasan Agro Wisata Pertanian

65
ADV
10
{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"addons":1,"transform":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}

RG.News – Pemerintah Provinsi dan Kabupaten Gorontalo berencana akan menjadikan kawasan Penas XVII menjadi kawasan agrowisata pertanian perikanan.

Ini menjawab beberapa pertanyaan masyarakat yang menanyakan lokasi ini pasca Penas akan dijadikan apa. Apakah akan dibongkar atau tetap pertahankan.

Ini terlihat kunjungan Wagub Gorontalo Idah Syahidah yang didampingi Kadis Pertanian, Kabalai, Asisten II Kabgor, dan pemilik lahan Hj. Lian.

” Pasca Penas banyak yg bertanya lokasi akan jadi apa. Ini membuat rasa penasaran saya dan langsung silaturahmi ke pemilik lahan 1,8 Hektar ke ibu Hj Lian ini. Akan dijadikan apa lokasi ini dan Allhamdulilah jawabnya adalah ini masih akan dijadikan agro wisata.” Ucapnya.

Kata Wagub Idah, Karena disini ada 3 bangunan selain hamparan ini sayang sekali kalau dibongkar.
Dan saya ada Kadistan, Balai, dan Asisten II. Lokasi ini akan dipertahankan sebagai agro wisata pertanian.

” Saya juga akan bermohon dikementrian pertanian dan kelautan lokasi ini sekiranya bangunan saung, ada bioflok juga jangan dibongkar.” Tandasnya.

Wagub juga mengatakan ini juga menjadi edukasi pertanian bagi siswa sekolah anak anak yang punya hobi pertanian perikanan juga ada tempat memancing.

Bukan hanya itu lokasi ini juga bisa jadi ikon Gorontalo bahwa Gorontalo sangat bertanggung jawab pasca Penas tidak terbengkalai. Karena anggaran tidak sedikit.

Untuk pemeliharaan oleh Wagub Idah, ada jawaban dari pertanian akan ada pendampingan. Artinya pemerintah tidak akan melepas begitu saja. Karena lahan ini begitu luas, dan mencari lahan begini (lokasi Penas ) sulit.

” Apalagi lokasi di kabupaten Gorontalo ditengah kota, sehingga akan ada nilai sendiri sebagai agro wisata di Kabupaten Gorontalo. Pemprov, Kementrian balai BRNP dan Kabupaten akan berkolaborasi untuk pendampingan, bukan hanya ibu Lian. Karena kita bangga punya ini lokasi Penas.” Tandasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *