KABGOR – Kabupaten Gorontalo terus memantapkan langkahnya menuju modernisasi tata kelola keuangan daerah melalui penerapan digitalisasi transaksi secara menyeluruh. Kebijakan ini mencakup berbagai sektor finansial masyarakat hingga tata kelola retribusi daerah.
Direktur BSG, Ivana Stevany mengungkapkan bahwa Kabupaten Gorontalo kini diarahkan agar seluruh aktivitas transaksi pembayaran tidak lagi menggunakan metode konvensional, melainkan beralih ke sistem digital.
”Di Kabupaten Gorontalo ini, semua transaksi didorong menggunakan digital. Mulai dari retribusi pasar, retribusi sampah, hingga seluruh sektor UMKM,” jelas Ivana yang akrab dipanggil Vavan.
Kabupaten Gorontalo juga ditetapkan sebagai pilot project bagi implementasi BSG Digital (Bank SulutGo Digital) untuk mendukung terwujudnya ekosistem transaksi nontunai yang terintegrasi di daerah tersebut.
Selain digitalisasi di tingkat pusat pemerintahan dan kawasan pasar, program terdekat yang akan segera diluncurkan adalah program “Jelajah Desa”. Program ini direncanakan berjalan melalui kolaborasi strategis bersama lembaga/organisasi lokal terkait guna memperluas jangkauan literasi dan akses pembayaran digital hingga ke pelosok desa.
Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, akuntabilitas penerimaan retribusi daerah, serta mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi digital bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Gorontalo. (*)











