Unigo Masuk Daftar Strategis Presiden Prabowo

595
ADV
10

KAMPUS (RGNEWS.COM) – Universitas Gorontalo (Unigo) menjadi salah satu perguruan tinggi yang masuk dalam daftar strategis Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto pada agenda Taklimat Presiden bersama 1.200 rektor dan guru besar di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (15/1/2026).

Rektor Unigo, Dr. Robby Hunawa, S.IP., M.Si., hadir langsung dalam kegiatan tersebut didampingi Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Dr. Moh. Afan Suyanto, SE., MM, yang mewakili bidang keilmuan Humaniora.

Dr. Afan menjelaskan, Taklimat Presiden merupakan forum resmi pemerintah untuk menyampaikan arahan strategis kepada perguruan tinggi negeri, swasta, dan berbasis keagamaan, serta para guru besar terpilih dari seluruh Indonesia.

“Presiden menegaskan pentingnya peran kampus dalam mendukung program strategis nasional, khususnya Asta Cita yang saat ini menjadi fokus utama pemerintah,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo juga mengumumkan peningkatan anggaran penelitian dan pengabdian masyarakat tahun 2026. Anggaran yang semula Rp 8 triliun ditambah Rp 4 triliun, sehingga total menjadi Rp 12 triliun.

Tambahan anggaran itu dialokasikan bagi perguruan tinggi dan dosen yang mengajukan proposal penelitian serta pengabdian masyarakat, baik melalui skema Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) maupun kerja sama dengan BRIN.

“Presiden juga menegaskan bahwa seluruh kegiatan riset dan pengabdian akan dievaluasi berdasarkan kontribusinya terhadap kesejahteraan masyarakat dan dukungan terhadap Asta Cita,” jelas Dr. Afan.

Ke depan, Presiden Prabowo berencana kembali mengundang pimpinan perguruan tinggi dan para guru besar untuk menilai sejauh mana kontribusi kampus dalam mendorong kemandirian nasional.

Menariknya, dari 1.200 rektor dan guru besar yang diundang, Universitas Gorontalo menjadi salah satu dari lima perguruan tinggi swasta di lingkungan LLDikti Wilayah XVI Gosulutteng yang mendapat undangan resmi.

Masuknya Unigo dalam daftar strategis tersebut memperkuat posisi kampus sebagai bagian dari penggerak pembangunan sumber daya manusia dan pendidikan tinggi di kawasan timur Indonesia. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *