KAMPUS (RGNEWS.COM) – Universitas Gorontalo (Unigo) menatap masa depan baru dengan kepemimpinan Dr. Robby Hunawa, S.IP., M.Si yang resmi dilantik sebagai Rektor Unigo periode 2026–2030.
Pelantikan berlangsung di Gedung Rustam Akili Convention Center (RACC), Sabtu (10/1).
Robby Hunawa tercatat sebagai Rektor ke-6 Universitas Gorontalo. Momentum pelantikan ini menjadi istimewa karena untuk pertama kalinya dihadiri langsung oleh Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail.
Sejumlah tokoh akademik juga hadir. Selain Kepala LLDikti Wilayah XVI Munawir Sadzali Razak, S.IP.,M.A dan beberapa pimpinan perguruan tinggi di Gorontalo, hadir juga Rektor pertama Unigo Prof. Dr. Jassin H. Tuloli, Rektor ketiga Prof. Dr. Hariadi Said, serta Rektor keempat Dr. Ibrahim Ahmad, S.H., M.H yang kini menjabat Ketua Dewan Pengawas Yayasan Pendidikan Duluwo Limo Pohala’a Gorontalo.
Robby Hunawa menegaskan komitmennya membawa Unigo menuju arah pengembangan yang lebih baik dan terukur.

“Insya Allah di bawah kepemimpinan kami, Universitas Gorontalo akan memiliki visi dan arah baru dalam pengembangannya,” ujar Robby saat diwawancarai usai pelantikan.
Ia menegaskan, seluruh kebijakan kampus akan mengacu pada regulasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melalui koordinasi dengan LLDikti Wilayah XVI Gorontalo, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah.
Salah satu target utama yang dicanangkan Robby adalah peningkatan akreditasi program studi.
“Target kami, beberapa program studi akan kita dorong menuju akreditasi unggul. Ini penting untuk meningkatkan mutu pendidikan dan layanan akademik,” katanya.
Selain akreditasi, Robby juga menargetkan peningkatan fasilitas pembelajaran serta mendorong dosen lebih aktif dalam hibah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
“Dosen akan kami dorong bersaing dalam hibah-hibah dari Kemdiktisaintek, dan kami juga mengupayakan agar jurnal serta penelitian dosen bisa memiliki reputasi internasional,” jelasnya.
Di sektor kemahasiswaan, Robby menargetkan penerimaan mahasiswa baru minimal 1.500 orang.
“Perguruan tinggi swasta sangat bergantung pada jumlah mahasiswa untuk operasional. Karena itu, target kami penerimaan mahasiswa baru di atas 1.500,” ungkapnya.
Untuk mencapai target tersebut, Unigo telah menyiapkan Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru (Sipenmaru) yang terintegrasi dan masif.
“Strategi kami adalah membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah agar target penerimaan mahasiswa baru bisa tercapai,” tutup Robby. (*)











