GORONTALO (RGNEWS.COM) – Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo, melakukan rapat kerja bersama OPD dilingkungan Pemprov Gorontalo, Selasa (9/12/2025). Rapat membahas terkait pengadaan tenaga outsourcing tahun anggaran 2026.
Dalam kesempatan itu, anggota komisi I Yeyen Sidiki kembali meminta agar pengadaan tenaga outsourcing di OPD sesuai dengan kebutuhan. “Jangan sampai penerimaan berlebih, tapi kebutuhan sedikit. Sehingga akan menjadi mubajir, sebaiknya anggaran dimaksimalkan untuk menggaji mereka sesuai UMP. Karena selama ini masih banyak yang dibawah UMP,” kata Yeyen.
Lebih lanjut, aleg Partai Golkar juga menyentil soal pihak ketiga. Dimana penggunaan pihak ketiga dalam perekrutan, bisa membuat pekerja sedikit rugi. Karena penghasilan yang mereka dapatkan tidak sepenuhnya mereka terima, akan ada potongan pajak dan juga untuk perusahan tersebut.
“Hal ini perlu dipertimbangkan, karena kasian, jika mereka menerima upah dibawah UMP dan harus kena potongan macam – macam,” tegasnya. Rapat dipimpin Ketua Komisi, Fadli Poha bersama sejumlah anggota komisi. ***











