Kunjungi Kementrian ESDM, Komisi I Deprov Dorong Percepatan Penetapan WPR

219
ADV
10
Jajaran Komisi I Deprov saat kunker ke Kementrian ESDM. (Foto : Pendamping Komisi)


GORONTALO (RGNEWS.COM) – Komitmen untuk mengawal percepatan penetapan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR), terus ditunjukkan Aleg DPRD Provinsi Gorontalo, Dapil Bone Bolango. Bahkan Kamis (2/4/2026), Yeyen bersama jajaran Komisi I Deprov Gorontalo, melakukan kunjungan kerja ke Kementerian ESDM yang diterima oleh pertemuan bersama Sub Koordinator Penyiapan Program Minerba, Budi Lesmana.

Usai pertemuan, Politisi Partai Golkar ini menjelaskan beberapa poin yang dibahas dalam pertemuan, antaranya Menteri ESDM telah menetapkan blok WPR (Wilayah Pertambangan Rakyat) Provinsi Gorontalo, termasuk di Kabupaten Bone Bolango. Penyiapan WPR ini merupakan salah satu upaya untuk penanggulangan PETI, dengan memberikan peluang/wadah bagi masyarakat utk melakukan kegiatan pertambangan yang berizin dgn memperhatikan aspek keselamatan dan lingkungan.

Aleg Deprov Dapil Bone Bolango, Yeyen Sidiki.

Lebih lanjut dikatakan, berdasarkan ketentuan PP 39/2025 – pasal 62, pasal 65 : permohonan IPR dapat diajukan pada wilayah yang telah ditetapkan sebagai WPR dan telah memiliki Dokumen Pengelolaan WPR yang ditetapkan Menteri. “Kementerian ESDM dalam hal ini Ditjen Minerba telah melakukan menyusun Dokumen Pengelolaan WPR di Provinsi Gorontalo, termasuk pada 11 blok WPR di Bone Bolango, saat ini dalam proses  review dan finalisasi untuk  diajukan kepada Menteri ESDM dan agar segera ditetapkan melalui Keputusan Menteri ESDM,” tambahnya.

Untuk itu, aleg tiga periode ini merasa perlu mendorong Pemerintah Provinsi untuk sambil memastikan/menyiapkan dan melengkapi Persetujuan atau rekomendasi untuk blok lokasi Dokumen Pengelolaan WPR, berupa  persetujuan KKPR dan persetujuan lingkungan, serta persetujuan penggunaan kawasan hutan.
“Pada prinsipnya kami ingin memastikan agar para penambang khususnya diwilayah Bone Bolango, bisa melakukan aktivitas secara legal, dan tentunya juga harus memperhatikan lingkungan,” tutupnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *