BRI Kembali Maknai Sejarah Hari Pahlawan 10 November

282
ADV
10
{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"addons":1,"transform":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}

KABGOR – BRI Limboto Kabupaten Gorontalo tampaknya lekat dengan setiap perjalanan sejarah bangsa Indonesia yang selalu dikenang dalam satu bentuk kegiatan.

Paling puncaknya setiap peringatan sejarah itu mereka maknai dengan menggelar upacara bendera, rela berdiri beberapa jam untuk mengenang hari bersejarah 10 November hari pahlawan.

Untuk moment satu ini, upacara digelar dihalaman kantor BRI Kabupaten Gorontalo, dengan penuh hikmad proses itu diikuti oleh semua pegawai BRI, Senin (10/11/25).

Branch Office Head BRI Limboto. Nur Jonson Arifin mengatakan, 10 November bukan hanya sekedar hari pahlawan. Namun lebih dari pada itu, ada sebuah makna yang cukup dalam disana.

” Betapa perjuangan para pahlawan kala mengusir penjajah dengan darah dan airmata dimasa itu, pun kalau dibayangkan mugkin akan terasa sulit jika kita masih terjajah dan belum merdeka,” pungkas Nur Jonson.

Sikap para pejuang dan pahlawan dalam perang mengusir penjajah kala itu melahirkan NKRI yang merdeka dan berdaulat. Dan itu harus kita syukuri dan pertahankan.

Mempertahankannya kata Jonson yakni bekerja sebaik mungkin. Memberikan sumbangsih yang paling terbaik bagi bangsa dan daerah, agar pembangunan bisa berjalan maksimal.

” Sebagai salah satu komponen keuangan negara, seluruh pegawai BRI wajib memaknai hari pahlawan 10 November itu dengan bersama menjadikan hari ini menjadi penyemangat kita dalam bekerja maksimal. Mewujudkan perekonomian bangsa dan daerah yang maju sesuai keinginan pemimpin pemimpin kita terdahulu dan hari ini, ” ujarnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *