Sekda Sugondo Kick Off Pelayanan KB Serentak

425
ADV
10

KABGOR (RGNEWS.COM) – Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur, menghadiri kegiatan intensifikasi dan integrasi pelayanan KB/KR di wilayah khusus bersama mitra kerja Provinsi Gorontalo.

Kegiatan ini dirangkaikan dengan Kick Off Pelayanan KB serentak dalam momentum Hari Kontrasepsi Sedunia (WCD) tingkat Provinsi Gorontalo 2025.

Acara yang dipusatkan di Aula Kantor Desa Tinelo, Kecamatan Telaga Biru, juga diisi dengan sosialisasi program Bangga Kencana, penurunan stunting bagi keluarga berisiko (KRS) 4T, serta penyerahan bantuan sosial dari BAZNAS Provinsi Gorontalo.

Turut hadir Ketua BAZNAS Provinsi Gorontalo, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi, Sekdis Kesehatan Provinsi, Kadis Pengendalian Penduduk dan KB Kabupaten Gorontalo, Camat Telaga Biru, Kades Tinelo, jajaran Puskesmas Telaga Biru, serta unsur tenaga kesehatan.

Sekda Sugondo Makmur dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan ini yang tidak hanya fokus pada pelayanan KB, tetapi juga menyentuh isu penting penurunan angka stunting.

“Dalam rangka Hari Kontrasepsi Sedunia, digelarlah kegiatan penyuluhan dan sosialisasi tentang penurunan stunting yang dipusatkan di Telaga Biru. Ini juga diikuti dengan pelayanan kesehatan gratis,” ujarnya.

Sugondo juga mengapresiasi kinerja Dinas PPKB Kabupaten Gorontalo.

“Alhamdulillah, kinerja PPKB luar biasa, karena angka stunting yang sebelumnya 34 persen kini sudah turun ke 28 persen. Mengingat Kabupaten Gorontalo ini mencakup setengah dari jumlah penduduk provinsi, capaian ini patut diapresiasi,” jelasnya.

Sementara itu, Kadis Pemberdayaan Perempuan dan KB Kabupaten Gorontalo, Rismawati Arsyad, menuturkan, Telaga Biru dipilih sebagai wilayah khusus karena angka unmet need (kebutuhan ber-KB yang belum terpenuhi) masih cukup tinggi, yakni 11 persen.

“Hari ini kami menghadirkan 100 keluarga berisiko stunting yang menerima bantuan bahan makanan dari BAZNAS Provinsi. Untuk layanan KB, kami menggunakan mobil layanan keliling dan melayani 10 akseptor. Meski terbatas, kegiatan ini akan berlangsung dua minggu di seluruh fasilitas kesehatan di 15 kecamatan, semuanya gratis,” terang Rismawati.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Gorontalo berharap upaya penurunan stunting semakin signifikan dan masyarakat lebih sadar pentingnya perencanaan keluarga serta pola hidup sehat demi terwujudnya generasi yang berkualitas. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *