GORONTALO (RGNEWS.COM) – Yayasan Pendidikan Duluwo Limo Lo Pohala’a (YPDLP) Gorontalo menargetkan dua langkah strategis untuk mendorong Universitas Gorontalo (UNIGO) menjadi perguruan tinggi unggul pada 2030.
Ketua Dewan Pengurus YPDLP Gorontalo, Dr. Moh. Rolli Paramata, SE., MM, menyebutkan dua target itu adalah zero dosen S2 dan menghadirkan 30 program studi (prodi) di bawah UNIGO.
“Alhamdulillah saat ini kita sudah memiliki 21 prodi. Dalam 4 sampai 5 tahun ke depan, menambah 9 prodi bukan hal sulit,” kata Rolli saat membuka rapat kerja UNIGO, akhir pekan lalu.
Meski demikian, ia menegaskan prodi yang ada harus terus melakukan penataan dan evaluasi.
“Jangan sampai ada prodi tidak produktif. Jika itu terjadi, yayasan akan bertindak tegas,” tegasnya.
Saat ini, UNIGO telah mengajukan pembukaan dua prodi baru yang tengah diproses.
“Insya Allah awal tahun depan sudah bisa dibuka, sehingga jumlahnya menjadi 23. Target 30 prodi di tahun 2030 sangat mungkin tercapai,” tandasnya.
Rolli juga menyampaikan pesan visioner kepada sivitas akademika UNIGO.
“Perjalanan menuju kampus unggul bukan hanya tanggung jawab yayasan, tapi juga seluruh dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan. Mari kita bersama-sama membangun UNIGO sebagai rumah ilmu yang melahirkan generasi unggul untuk Gorontalo dan Indonesia,” ungkapnya. (*)











