KABGOR – Semangat ke_pramukaan tampak pada siswa-siswi SMA Negeri 2 Limboto saat kegiatan Penerimaan Tamu Ambalan (PTA) di sekolah itu.
Antusiasme mereka tampak sejak pagi hingga malam hari, utamanya bagi mereka peserta didik baru. Sebab pengalaman mereka alam dunia pramuka akan lebih meningkat satu tingkat dalam semangat putih abu abu pramuka penegak.
Sama halnya di kegiatan tamu ambalang pagi hari. Malamnya Asisten Administrasi Umum Kabupaten Gorontalo yang juga menjabat sebagai Pimpinan Saka Bahari Kabupaten Gorontalo, Haris Suparto Tome, memberikan materi penting terkait kode etik pramuka.
Dalam penyampaiannya, Haris menekankan bahwa etika dalam pramuka merupakan pondasi utama dalam membentuk karakter generasi muda yang berintegritas.
“Etika pramuka menjadi fondasi dalam membentuk anggota yang berakhlak mulia, disiplin, serta menjunjung tinggi semangat persaudaraan,” ungkap Haris Suparto Tome di hadapan para peserta PTA.
Lebih dari sekadar kegiatan rutin, PTA dirancang sebagai wadah pembinaan dan pengembangan diri bagi anggota pramuka penegak. Di dalamnya, peserta dikenalkan pada lingkungan ambalan, struktur organisasi, serta berbagai aktivitas kepramukaan yang akan mereka jalani.
Peserta juga mendapatkan wawasan mendalam mengenai nilai-nilai dasar kepramukaan seperti Dasa Dharma dan Tri Satya, serta dilatih untuk menjadi pribadi yang bertanggung jawab, mandiri, disiplin, dan memiliki jiwa kepemimpinan.
Tak hanya fokus pada nilai dan karakter, kegiatan PTA juga memberi ruang bagi peserta untuk menggali potensi diri, mempererat persahabatan antaranggota, serta membentuk tim yang solid dalam menghadapi berbagai tantangan kepramukaan.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya aktif dalam kepramukaan, tetapi juga memiliki karakter kuat dan siap berkontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara melalui Gerakan Pramuka.
Malam itu benar benar jiwa kepramukaan dibakar oleh pimpinan Sakabahari Kabupaten Gorontalo itu untuk terus eksis dalam kemandirian sebagai seorang pemuda dan pemudi, apalagi Jepang Peran Saka Nasional yang akan digelar di Bumi Gorontalo, Kabupaten Gorontalo. (*)











