KABGOR – Satgas Pangan Kabupaten Gorontalo, Perindag, Ketahanan Pangan, Pertanian dan PTSP hingga Tim kerja, langsung turun lapangan memastikan adanya isu penggenapan dan pemotongan Gabah seperti yang diberitakan.
Mereka langsung turun kelokasi PT. King Rice Margomulyo Desa Margomulyo, Kecamatan Tolangohula, Selasa (09/06/26) untuk memastikan hal tersebut lewat pengecekan langsung dan berdialog dengan karyawan disana.
Hasilnya mereka memastikan tidak ada penggenapan timbangan 10 kilo dan pemotongan 20-25 persen yang diisukan.
” Kita sempat berdiskusi mewawancara mereka. Dan mereka katakan itu tidak ada!,” ujar Viktor Asiku saat diwawancarai.
Satgas Pangan kata Viktor pernah menerima isu ini dibulan bulan April silam. Dan karena itu jajarannya langsung meminta dan menegaskan perusahan itu agar tidak lagi melakukannya.
” Kita sudah mewarning itu sejak April lalu. Dan perusahaan mereka mentaati hasil pertemuan itu. Dan buktinya saat kami turun juga tadi, Selasa pagi, disana tidak benar atau tidak ada isu penggenapan dan pemotongan seperti yang diberitakan,” tegas Viktor.
Bahkan dalam sidak kami dilapangan pihak karyawan perusahaan memperlihatkan nota nota yang terkait dengan pengeporasian perusahaan itu.
” Ya, dan buktinya dinota nota mereka tidak ada. Dan tidak benar pemotongan dan penggenapan,” ungkap Viktor.
Pihaknya juga turut menyayangkan isu yang berkembang, tanpa melakukan konfirmasi kepihaknya dalam hal ini Satgas Pangan Kabupaten Gorontalo.
” Itu juga, kami tidak dihubungi untuk konfirmasi. Sebab kami tahu itu sudah kami tegur, dan sampai sekarang mereka (perusahan-red) mentaati hasil sidak kami April lalu. Dan sampai tadi, detik ini semua tetap pada hasil turlap kami, tadi. Tidak ada pemotongan tidak ada penggenapan,” jelasnya. (*)











