Bupati Tinjau Pasar Murah Kayubulan, Pantau Lonjakan Harga Pangan

384
ADV
10
{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"transform":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}

KABGOR – Mengantisipasi lonjakan harga sejumlah bahan pangan, Pemerintah Kabupaten Gorontalo menggelar operasi pasar murah di Pasar Tradisional Kayubulan, Kecamatan Limboto, Selasa (29/7/2025).

Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Kejaksaan Negeri Kabupaten Gorontalo, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perindag, dan Perum Bulog.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Gorontalo, Hermanto Feybie Asona, menjelaskan, pasar murah itu adalah tindak lanjut dari instruksi Bupati Gorontalo guna menstabilkan harga pangan yang kian merangkak naik dalam beberapa pekan terakhir.

“Tujuannya untuk menekan kenaikan harga sejumlah bahan pangan, terutama beras, gula, dan minyak goreng,” ungkap Hermanto.

Ia menyebutkan, harga beras medium di pasaran saat ini berkisar antara Rp14.000 hingga Rp16.000 per kilogram. Namun, dalam operasi pasar itu beras dijual hanya Rp12.000 per kilogram, jauh di bawah harga pasar.

“Selain untuk menstabilkan harga, pasar murah ini juga memudahkan masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau. Bahkan sesuai arahan Pak Bupati, kegiatan ini akan digelar di setiap pasar kecamatan,” tambahnya.

Kegiatan ini mendapat apresiasi langsung dari Bupati Gorontalo, H. Sofyan Puhi, yang turut hadir meninjau dan berdialog dengan para pembeli di lokasi. Ia menyampaikan komitmen pemerintah daerah dalam mendekatkan akses pangan bagi masyarakat.

“Kita terus berupaya agar masyarakat bisa menjangkau bahan pangan, baik dari sisi harga maupun jarak. Inilah bagian dari visi misi Pemerintah Kabupaten Gorontalo untuk membantu masyarakat hidup lebih sejahtera,” ujar Bupati Sofyan.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Gorontalo, Penjabat Sekretaris Daerah, serta sejumlah pimpinan OPD. Operasi pasar ini menjadi bentuk nyata sinergi antarinstansi dalam merespons kondisi ekonomi yang tengah dialami masyarakat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *