KABGOR – Bupati Sofyan Puhi didampingi Ketua DPRD Zulfikar Usira menghadiri Musyawarah Lembaga Adat Kabupaten Gorontalo, Senin (28/07/25). Di Yiladia Rumah Adat Banthayo Poboide.
Bupati Gorontalo Sofyan Puhi mengungkapkan, musyawarah ini untuk segera membentuk Lembaga adat yang memang sudah lama kepengurusannya berakhir.
” Kurang lebih ada 7 bulan kepengurusan lembaga adat ini berakhir. Dan baru kali ini digelar musyawarah untuk memilih ketua Lembaga adat berikut pengurusnya, ” Ungkapnya
Kata Bupati, lembaga adat akan menjadi pelengkap struktur Pemerintah Kabupaten Gorontalo dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM). ” SDM dalam hal agama, berbudaya, dan sumber daya yang unggul.” Pungkasnya.
” Lembaga adat ini tentunya bertujuan untuk melengkapi struktur, dan juga untuk meningkatkan SDM yang beragama, berbudaya dan unggul di Kabupaten Gorontalo.” Ujarnya.
Sehingga dengan adanya musyawarah pemilihan pengurus lembaga adat, dirinya mengharapkan dapat melahirkan pengurus yang baru sesusai dengan Peraturan Bupati yang ada.
“Saya berharap lewat musyawarah ini bisa melahirkan pengurus yang baru sesuai Perbup, karena pada saat ini masih mengikuti perbup kedepan akan kami buatkan Peraturan Daerah (Perda). ” Tandasnya.
Sementara itu Zulfikar selaku Ketua DPRD menyatakan siap memback Up segala hal terkait Perda adat ini. Bahkan kita sudah mempersiapkan segala sesuatunya untuk itu kelak ketika ini didorong ke DPRD pembuatan Perda.
” Ya tentu didalamnya kita pula akan mengundang semua unsur adat sebagai kami memintakan pendapat, saran dan semacamnya dalam Perda adat nanti, ” Papar Zul.
Apapun bentuknya bagi Zulfikar Lembaga adat dan aturannya nanti adalah sesuatu yang sangat sakral.
” Bahwa kita hidup dalam bermasyarakat ini diatur dalam adat. Dan ini luar biasa, “
Sebagai laporan dalam musyawarah kali ini berlangsung aman dan damai meski ada beberapa interupsi dari para sesepuh Lembaga adat. Dan sepakat memilih kembali Ketua Lembaga adat lama, Subroto K. Duhe untuk kembali menjabat sebagai ketua. (*)











