Peringati Hari Pahlawan,Nelson Pomalingo Ziarah dan  berkumpul Pejuang Provinsi Gorontalo

871
ADV
10
di Hari Pahlawan, Ketua Pembina Presnas Center ziarah ke makam pahlawan nasional nani wartabone dan ke makam pejuang pembentukan provinsi Gorontalo (photo irfan)

Editor : Sahril Rasid

GORONTALO (RGNEWS.COM)—Ketua Dewan Pembina Presnas Center Nelson Pomalingo mengatakan berdirinya Provinsi Gorontalo merupakan sejarah penting yang harus dimengerti dan dipahami komponen masyarakat masa kini dan akan datang.

“Nilai historis, berupa ikatan emosional yang harus kita eratkan antara masyarakat dijadikan motivasi membangun Gorontalo dimasa mendatang,” ujar Ketua Dewan Pembina Presnar Center Nelson Pomalingo disela peresmian rumah juang di kompleks kediaman pribadinya di Desa Tuladenggi Telaga Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo Minggu 10/11/2024) siang tadi.

“ Ini rumah sederhana saya pertama dibangun 99. Disinilah tempat kami bercengkrama dengan teman teman semua merumuskan ide dan gagasan untuk mendorong berdirinyanya Provinsi Gorontalo, selain markas HMI ’ kata Nelson Pomalingo.

Nelson berharap sumbangan kecil rumah juang ini bisa menjadi semacam museum, untuk menjadi pelajaran generasi mendatang,minimal menjadi lokasi mendapatkan informasi awal mula berdirinya persiapan pembentukan Provinsi Gorontalo” ujar Nelson Pomalingo saat memberikan sambutan saat pembukaan sekaligus peresmian rumah juang.

Turut hadir saat itu sejumlah pejuang provinsi Gorontalo diantaranya Hamzah Isa, Femi Udoki, pengurus Presnas, dan lainnya.

Saat peringatan hari pahlawan sekaligus mengenang perjuangan pembentukan provinsi Gorontalo.

Nelson dalam kapasitasnya sebagai ketua dewan pembina Pressnar Center mengaku mengundang seluruh tokoh dan masyarakat untuk hadir hari ini. Karen sesungguhnya pertemuan hari ini tidak bicarakan politik.

“ seluruh pengurus dan organisasi lain tokoh masyarkat dan pejabat saya undang, saya berharap semuanya hadir, dengan melepaskan atribut politik. Karena kegiatan hari ini murni bicara soal Gorontalo, untuk itu saya berterimah kasih kepada pak Hamsah Isa, femi oduki, dan pengurus presnas lainnya yang hadir,’ ujar Nelson Pomalingo

Nelson sendiri berharap mereka yang menjadi bagian dalam perjuangan provinsi Gorontalo setiap tahun bersama sama memperingati hari pahlawan ini.

Tanpa harus merasa berbeda dalam hal partai apalagi calon pilkada, “ Perbedaan mestinya tidak menjadikan kita semua saling melupakan, ini sangat tidak dewasa dan tidak demokrasi,’ kata Nelson.

Karena dalam pandangan Nelson, Politik sifatnya sementara, Tapi yang abadi itu adalah kebersamaan dalam perjuangan

Namun walaupun tidak banyak orang yang hadir dalam peringatan pembentukan provinsi Gorontalo tidak hadir. Ia masih bersyukur, hasil perjuangan seluruh masyarakat menjadikan provinsi Gorontalo itu berhasil  dan hari ini semau masyarakat menikmati.

 “Apapun yang terjadi,  hari ini berkat berdirinya provinsi Gorontalo 24 tahun yang lalu. Perjuangan ini dilakukan seluruh rakyat Gorontalo, tokoh masyarakat, pemuda pemudi, semuanya bahu membahu berjuang, inilah yang abadi, tidak dikotak kotakan oleh politik,’ kata Nelson Pomalingo.

Nelson mengatakan,terkadang sesame kita merasa dilupakan. Tapi setelah diundang tidak ingin hadir dan bersama sama.

“ Mestinya Perbedaan politik tidak menjadikankan  kita semua saling melupakan, karena ada sejarah perjuangan bersama mendirikan provinsi Gorontapo.  Buktinya hari ini ada pilkada, dan kita semua bisa berkompetisi secara sehat,’ tukas Nelson.****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *