Gorontalo Berhasil Tekan Inflasi, Terendah ke 3 Secara Nasional

720
ADV
10
tabel inflasi
  • Editor   : Sahril Rasid
  • Kontributor : Mei Dama, Hisyam

GORONTALO (RGNEWS.COM)—Upaya pemerintah Provinsi Gorontalo untuk menekan inflasi membuahkan hasil, dengan meniadi provinsi 3 terendah secara nasional diangka 0,81 persen.

Angka inflasi Gorontalo hanya kalah dari Bangka Belitung 0,22 persen dan Sulawesi Tenggara 0,71 persen.

Capaian inflasi Gorontalo secara year on year di bulan Oktober 2024 menjadi yang terbaik setelah tiga bulan sebelumnya yakni Juli 3,07 persen, Agustus 2,65 persen dan September 2,78 persen.

Sesuai Data Badan Pusat Statistik menyebutkan bahwa inflasi di Gorontalo secara y-on-y dipengaruhi oleh beras 0,39, emas perhiasan 0,30, bawang merah 0,22. Sigaret kretek mesin 0,19 dan cumi cumi 0,15.

Sementara secara m-to-m inflasi Gorontalo dipengaruhi oleh komoditi bawang merah 0,23, daging ayam ras 0,8, minyak goreng 0,7, emas perhiasan 0,5 dan biskuit 0,2.

Seperti terungkap saat rapat koordinasi Inflasi dengan Kepala Daerah, melalui sambungan Zoom Meet, yang diikuti pemerintah Provinsi Gorontalo Senin (11/11/2024) kemarin bersama sekretaris Jenderal kementerian dalam negeri

 “Teman teman kepala daerah, saya mengingatkan kembali, walaupun Minggu lalu sudah diingatkan, berkaitan dengan mereka-mereka (daerah-daerah yang inflasinya) masih di atas 1,7 persen. Ini mulai dirapatkan kembali, dicek kembali barang barang apa yang naik dan bagaimana jalan keluarnya,” kata Plt. Sekjen Kemendagri Tomsi Tohir

Pada kesempatant tersebut ia meminta kepada provinsi dan kabupaten/kota dengan inflasi tinggi untuk segera mencari solusi terbaik.

Inflasi Provinsi Gorontalo yang rendah dipengaruhi oleh tingkat inflasi di Kabupaten Gorontalo dan Kota Gorontalo yang rendah masing-masing di angka 0,70 persen dan 0,95 persen.

Keduanya juga menjadi kabupaten dan kota terendah inflasi secara nasional untuk bulan Oktober 2024.****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *