Alpian: Gusnar Ismail Calon Bupati atau Calon Gubernur

899
ADV
10
{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"transform":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}

KABGOR – Alpian Biga, politisi muda Kabupaten Gorontalo cukup heran dan lucu dengan keberadaan Gusnar Ismail yang mengkritisi Kabupaten Gorontalo namun tidak tau persis kondisi daerah yang dibicarakan.

Bagi Alpian, yang tau kondisi Kabupaten adalah orang kabupaten itu sendiri. Apalagi dalam kondisi ini, setelah dirinya mencari tau kondisi yang sebenarnya. Dia mendapatkan jawaban yang berbeda. Bahwa kondisi keuangan Kabupaten Gorontalo baik baik saja, tidak ada masalah.

Kalaupun ada persoalan, itu hanya keterlambatan. Dan kondisi itu normal disemua daerah. Mestinya Gusnar juga tau, ada Pemilu yang mengharuskan daerah untuk membiayainya. Belum lagi hal-hal lain, PEN dsb.

” Tapi benar. Setelah berkoordinasi untuk mencari jawabannya. Dari pihak pemerintah, kondisi semua baik baik saja. Jadi Gusnar jangan membuat framing yang tidak benar. ” Kalau mau menang, bukan begitu caranya, ” Tegas Alpian.

Kalau begitu modelnya. Sikap Gusnar bagi kami masyarakat Kabupaten Gorontalo sungguh sangat lucu. Timbul pertanyaan bagi mantan birokrat senior ini, ” Gusnar apakah Calon Gubernur atau Calon Bupati Kabupaten Gorontalo,?” Tanya Alpian.

Sebab kata Alpian, selain kondisi daerah yang baik baik saja itu tadi. Kenapa hanya Kabupaten Gorontalo yang dikritisi. Sementara Kabupaten Kota lainnya tidak. Sementara kondisi itu juga berlaku untuk Kabupaten kota lainnya. ” Kan anggaran daerah juga ada dialihkan ke anggaran Pilkada. Kenapa hanya disini (Kabgor) yang dikritik, ” Ujarnya.

Alpian pun menyarankan agar Gusnar fokus saja dengan visi misinya sebagai calon. Jangan menyerang sana sini. Atau malah takut dengan jagoan Kabupaten Gorontalo, Prof. Nelson Pomalingo, yang namanya semakin mencuat.

” Ya, satu-satunya kepala daerah yang maju di Pilgub adalah Bupati kami, Prof. Nelson Pomalingo. Beliau punya daerah, beliau punya partai. Tidak kayak pak Gusnar, bukan ketua partai, dan juga tidak mewakili wilayah. ” Ujarnya tegas. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *