- Editor : Sahril Rasid
- Kontributor : Mei Dama, Haris, Hisyam
GORONTALO (RG.COM)—Air bah terjang Provinsi Gorontalo, terparah di Kota Gorontalo, Kabupaten Gorontalo, dan Kabupaten Bone Bolango.
Di tiga kabupaten air hujan dari langit seakan tiada henti beberapa hari ini. Bukan hanya menyebabkan banjir bandang, tapi tanah longsor di wilayah pertambangan, puluhan orang mati.
Kondisi ini menyebabkan masing masing pemerintah sibuk mengurusi warga. Termasuk pemerintah Provinsi Gorontalo yang harus fokus menangani berbagai bencana alam terjadi di wilayahnya.
Mengatasi bencana alam beruntun ini, pemerintah Provinsi Gorontalo membuka Posko Bencana di Rumah Jabatan Wakil Gubernur di Kelurahan Tanggikiki, Kec. Sipatana Kota Gorontalo.
Posko ini diharapkan menjadi pusat koordinasi penanganan korban banjir yang terjadi di Kota Gorontalo dan kabupaten lainnya.
“Kami menggunakan Rumah Dinas Wakil Gubernur di jalan Yusuf Hasiru ini sebagai posko pusat komando banjir. Jadi Pak Sekda dan pimpinan OPD saya tugas untuk mengkoordinir segala hal dari sini,” kata Pj. Gubernur Rudy Salahuddin saat konferensi pers di halaman Rujab Wagub, Kamis (11/7/2024).
Di posko siaga tim medis beserta mobil ambulance. Koordinasi dengan BPBD dan tim SAR bagi warga yang butuh evakuasi juga dilakukan dari posko.
Pemprov melalui Dinas Kominfo dan Statistik membuka layanan Media Center di posko tersebut. Media center berfungsi untuk mengelola informasi, pelayanan terhadap wartawan termasuk call center untuk menerima laporan warga.
“Ada juga call center bagi warga yang ingin memberikan informasi terkait bencana bisa menghubung di nomor 0811434932,” imbuhnya.
Usai menggelar konferensi pers, Pj. Gubernur Rudy beserta sejumlah pimpinan OPD meninjau posko dapur umum di Dinas Sosial Provinsi Gorontalo. Ia menyemangati petugas dinas sosial, Tagana dan para relawan yang memasak menyiapkan makanan bagi pengungsi korban banjir.
Selain itu Pemerintah Provinsi Gorontalo mengimbau seluruh masjid untuk melaksanakan salat Lidaf’ill Bala atau tolak bala ba’da salat Jumat besok, 12 Juli 2024.
Imbauan tersebut tertuang dalam surat yang ditandatangani oleh Penjabat Gubernur Gorontalo, Rudy Salahuddin, yang ditujukan kepada seluruh bupati dan wali kota di Provinsi Gorontalo.
Dalam surat imbauan tersebut tertuang bahwa dengan telah terjadinya bencana alam di beberapa wilayah di Provinsi Gorontalo yang diakibatkan oleh curah hujan yang tinggi.
Pemerintah mengajak seluruh umat muslim untuk melaksanakan salat tolak bala. Salat tersebut sebagai bentuk permohonan kepada Allah Swt agar Gorontalo dihindarkan dari segala marabahaya, bencana, serta musibah.
“Pelaksanaan salat tolak bala ini sebagai ikhtiar kita untuk memohon perlindungan dari Allah Swt. Semoga masyarakat dan daerah yang kita cintai ini terhindar dari segala bencana dan musibah,” kata Penjabat Gubernur Gorontalo, Rudy Salahuddin, pada konferensi pers di posko bencana, Kamis (11/7/2024) tadi.
Pelaksanaan salat tolak bala diharapkan dapat digelar oleh seluruh tingkatan pemerintahan mulai dari desa, kecamatan, kabupaten/kota, hingga tingkat provinsi.
Selain itu Penjabat Gubernur Gorontalo, Rudy Salahuddin mengecek langsung dapur umum.
Ini sekedar memastikan masakan yang diolah di dapur umum kondisinya bersih dan higienis.
Hal itu diungkapkan Rudy usai meninjau dan melihat langsung proses memasak di dapur umum untuk korban banjir yang berada di Dinas Sosial Provinsi Gorontalo.
“Kami pastikan masakannya bersih dan higienis. Menu setiap paket terdiri dari nasi, ikan, sayur, dan air mineral,” kata Pj. Gubernur Rudy. ****











