Headlines

Evakuasi Korban Longsor di Lokasi Tambang Tulabolo-Suwawa Timur, Gorontalo Terus dilakukan

160
×

Evakuasi Korban Longsor di Lokasi Tambang Tulabolo-Suwawa Timur, Gorontalo Terus dilakukan

Sebarkan artikel ini
Polda Gorontalo Kirim helikopter, pj gubernur Rudy Salahudin dan bupati Bone Bolango Merlan Uloli terus memantau evakuasi korban longsor. (photo haris Kominfo provinsi/ kominfo Bone bolanngo )

Mabes Polri Kirim Helikpoter, Pj Gubernur dan Bupati Bone Bolango Terus Memantau di Lokasi Kejadian

  • Editor : Sahril Rasid
  • Penulis : Awaludin /Mei

GORONTALO (RG.COM)—Sejumlah pihak kini terus bahu membahu melakukan penyelamatan  korban longsor di lokasi pertambangan emas di Desa Tulabolo Suwawa, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo.

Basarnas, BPBD, TNI, Polri, Tagana, Petugas Medis, dan juga dari Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Gorontalo dan PMI Kabupaten Bone Bolango siang malam terus bekerja mencari dan melakukan evaluasi korban.

Keprihatian atas kejadian yang memakan ratusan warga dan penambang ini membuat prihatian banyak kalangan. Pj Gubernur Gorontalo Rudi Salahudin yang saat kejadian berada diluar daerah langsung kembali dan meninjau langsung kejadian tersebut.

Data di Posko hingga Selasa 9/7/2024 pukul 08.45 WITA kemarin menyebutkan korban yang masih dilaporkan hilang sebanyak 51 orang. Tercatat selamat ada 46 orang, 20 orang meninggal dunia. Sembilan jenazah sedang dievakuasi hari ini untuk diidentifikasikan.

 Pj gubernur Gorontalo Rudy Salahudin sendiri mengaku prihatin dengan musibah tanah longsor. Iapun sangat berterimah kasih kepada semuah pihak khususnya TNI Polri, BPND, Tagana, Petugas Medis PMI baik provinsi dan Bone Bolango yang terus bekerja keras  membantu warga di lokasi kejadian.

Sementara itu dilaporkan Polda Gorontalo mendatangkan helikopter agar bisa mempercepat membantu proses evakuasi korban

Kabid Humas Polda Gorontalo Kombes Pol Desmont Harjendro, dalam keterangannya mengatakan bantuan satu unit Helikopter dari Mabes Polri untuk memudahkan proses evakuasi.

“sulitnya medan serta hujan yang masih mengguyur wilayah Provinsi Gorontalo saat ini menjadi hambatan petugas untuk bisa sampai ke lokasi terjadinya longsor, sehingga Bapak Kapolda Gorontalo meminta bantuan 1 Unit Helikopter berjenis AW 169 Register P-3304 untuk mengevakuasi para korban yang masih berada di lokasi kejadian,” jelasnya.

Lebih lanjut, Desmont menyampaikan sejauh ini proses evakuasi berjalan dengan lancar, dan sampai saat ini tim DVI Polda Gorontalo masih melakukan proses identifikasi terhadap korban yang sudah ditemukan.

“bagi keluarga korban yang ingin mengecek diharapkan membawa foto, sikat/sisir yang terakhir digunakan, baju yang terakhir digunakan, kemudian pengambilan sampel DNA merupakan keluarga terdekat seperti Bapak, Ibu, Kakak, Adik Kandung,” terangnya.

Ungkapan prihatin juga datang dari Pemerintah Kabupaten Bone Bolango. Bahkan Bupati Merlan Uloli melakukan pemantaun langsung di lokasi kejadian.

“seluruh jajaran pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Bone Bolango, turut berduka cita atas musibah longsor yang menelan korban jiwa,” ujar Merlan Uloli.

Diakuinya selain korban tanah longsor, diwilayah Bone Bolango lainnya terjang banjir.

Bupati Bone Bolango tersebut bahkan sudah  mengimbau seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bone Bolango untuk membantu korban banjir bandang dan longsor yang terjadi di beberapa wilayah kecamatan di Kabupaten Bone Bolango.

Hal ini disampaikan Asisten III Setda Bone Bolango, Marni Nisabu, di hadapan jajaran ASN pada apel kerja awal pekan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bone Bolango, di halaman Kantor Bupati.

Olehnya itu, Marni Nisabu atas nama Bupati Bone Bolango, mengimbau kepada seluruh ASN melalui pimpinan OPD untuk bersama-sama membantu korban bencana banjir dan longsor di daerah ini.

Marni mengungkapkan nanti BPBD yang akan mendistribusikan bantuan tersebut kepada korban yang terdampak bencana banjir dan longsor.

Karena semua data yang menjadi korban bencana itu ada di BPBD. Mungkin bantuan yang bisa diberikan berupa bahanbahan pokok yang memang mereka sangat butuhkan, seperti beras, telur, supermie, daging ayam, ikan dan air mineral yang biasa kita bantu.

”apalagi kita ini sudah sering-sering memberikan bantuan seperti ini ke saudara-saudara kita yang terkena bencana,” harap Marni Nisabu *****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *