Universitas Gorontalo

Prodi Magister Manajemen Universitas Gorontalo Jalani AL Visitasi Re-Akreditasi

209
×

Prodi Magister Manajemen Universitas Gorontalo Jalani AL Visitasi Re-Akreditasi

Sebarkan artikel ini
Acara pembukaan asesmen lapangan dalam rangka visitasi re-akreditasi Program Studi (Prodi) Magister (S2) Manajemen Program Pascasarjana Universitas Gorontalo. (Foto : 89_rg)

KAMPUS (RG.COM) – Program Studi (Prodi) Magister (S2) Manajemen Program Pascasarjana Universitas Gorontalo mulai menjalani Asesmen Lapangan (AL) dalam rangka visitasi re-akreditasi, Senin (11/12).

Asesmen lapangan dijadwalkan selama tiga hari hingga Rabu (13/12). Asesmen lapangan dilakukan oleh tim asesor Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi (LAMEMBA).

Tim asesor LAMEMBA ini terdiri dari dua orang yaitu Prof. Dr. Mahlia Muis, SE, MSi, CIPM dari FEB Universitas Hasanuddin dan Dr. Agus Supandi Soegoto, SE., M.Si dari FEB Universitas Sam Ratulangi.

Kedua asesor disambut oleh Direktur Program Pascasarjana Universitas Gorontalo, Dr. Hj. Julie Abdullah, SE, Ak, M.Ak, CA., Ketua Prodi Magister Manajemen, Dr. Deby Rita Karundeng, SE, MM para dosen dan tenaga kependidikan.

Hadir dalam acara pembukaan asesmen lapangan itu, Ketua Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Duluwo Limo Lo Pohala’a (YPDLP) Gorontalo, Prof. Dr. H. Rustam Hs Akili, SE, SH, MH, Ketua Dewan Pengurus YPDLP Gorontalo, Dr. Moh. Rolli Paramata, SE, MM dan Rektor UG, Dr. Sofyan Abdullah, SP, MP.

Hadir juga Wakil Rektor 1 Prof. Dr. Ha. Meimoon Ibrahim, SE, MM, Wakil Rektor 2 Dr. Onong Junus, SE, Ak, MM, Kepala LP3M, Dr. Dikson Junus, MPA dan Kepala LPM Franing Deisi Badu, SKM, M.Kes.

Kegiatan asesmen lapangan dimulai dengan melakukan verifikasi data kepada Unit Pengelola Program Studi (UPPS) melalui tanya jawab dan diskusi serta konfirmasi Laporan Evaluasi Diri (LED) pada tingkat Unit Pengelola Program Studi (UPPS), Gugus Penjaminan Mutu (GPJM) dan Tim Penjaminan Mutu (TPJM).

Konfirmasi terkait dengan beberapa aspek antara lain rencana pengembangan UPPS, sistem tata pamong, sistem pengelolaan, capaian UPPS yang dilaporkan, dan rencana pengembangan PS yang diakreditasi, hasil dan efektivitas proses Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di UPPS yang meliputi seluruh siklus Perencanaan/penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengontrolan, Peningkatan (PPEPP).

Konfirmasi data juga dilakukan dalam pengecekan dokumen standar, manual, instrument/tools, dan laporan berkala hasil SPMI di Unit Pengelola Program Studi, serta konfirmasi seluruh aspek Laporan Kinerja Program Studi (LKPS) dan Laporan Evaluasi Diri Program Studi dalam hal ini kepada tim penyusun Program Studi Magister Manajemen.

Asesmen lapangan ini juga mengundang para tenaga kependidikan, alumni, mahasiswa dan pengguna untuk konfirmasi harapan, kepuasan atau masukan dari stakeholders external terkait output Unit Pengelola Program Studi.

“Kegiatan asesmen lapangan yang dilaksanakan di aula program pascasarjana ini merupakan tahapan lanjutan setelah pengajuan berkas borang akreditasi dilakukan secara online,” ungkap Ketua Program Studi Magister Manajemen UG, Dr. Deby Rita Karundeng, SE, MM.

Akreditasi program studi ini bermanfaat untuk mengevaluasi mutu pendidikan dan kegiatan belajar mengajar serta kesiapan fasilitas di lingkungan Program Pascasarjana Universitas Gorontalo khususnya program studi Magister Manajemen.

Ketua tim asesor, Prof. Dr. Mahlia Muis, SE, M.Si, CIPM mengaku, kegiatan asesmen lapangan ini untuk memotret secara langsung di lapangan kondisi yang sebenarnya, berdasarkan data ajuan akreditasi yang telah dikirimkan sebelumnya.

“Asesmen lapangan untuk menggali bukti yang sudah ditulis dalam data LKPS dan LED atau bukti lain yang belum tercatat dalam LKPS dan LED yang dibutuhkan dalam penilaian akreditasi Prodi,” ungkap Prof. Mahlia.

Sementara itu, Dr. Agus Supandi Soegoto, SE., M.Si, mengungkapkan di hari pertama pelaksanaan asesmen lapangan ini, pihaknya melihat aspek-aspek mulai dari tata kelola dan penjaminan mutu.

“Kita memastikan bagaimana kerja sama itu bisa dilaksanakan dengan baik oleh seluruh unsur, baik itu dari tingkat rektorat, kemudian pascasarjana dan di program studi, apakah itu terimplementasi dan bagaimana pencapaiannya,” terang Dr. Agus.

Pihaknya juga lanjut Dr. Agus, melihat implementasi kurikulum, kurikulum yang digunakan, serta keuangan, sarana dan prasarana.

“Dari situ kita melihat penelitian, pengabdian masyarakat dan yang terakhir kita melihat bagaimana out put dan out come yang dicapai oleh program pascasarjana, khususnya program studi magister manajemen,” imbuhnya. (RG-56)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *