Pohuwato

Unik, 1445 Obor Dinyalakan di Pohuwato, Sesuai Angka Tahun Hijriah 1  Muharam  1445 (2023)

237
×

Unik, 1445 Obor Dinyalakan di Pohuwato, Sesuai Angka Tahun Hijriah 1  Muharam  1445 (2023)

Sebarkan artikel ini
1445 obor dinyalakan saat peringatan 1 Muharam 1445 hijriah (2023. Yang diperingati oleh masyarakat dan jajaran pemerintah Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo. (foto iwan karim)
  • Editor : Sahril Rasid’
  • Kontributor : Iwan Karim

GORONTALO (RG.COM) 1445 obor dinyalakan saat peringatan 1 Muharam 1445 hijriah (2023. Yang diperingati oleh masyarakat dan jajaran pemerintah Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo.

Pawai obor memang menjadi tradisi bagi kalangan umat muslim di Indonesia. Tidak terkecuali di Kabupaten Pohuwato saat tahun baru islam yang tahun ini masuk tahun 1445 hijriah.

Pawai obor yang dilepas Wakil Bupati Pohuwato, Suharsi Igirisa mengambil star dari halaman Masjid Agung Baiturrahim Pohuwato menuju finis ruang terbuka hijau (RTH) ormas, Marisa, Selasa, (18/7/2023).

Wabup Suharsi mengatakan pawai obor dalam rangkaian penyambutan tahun baru islam 1 Muharam 1445 Hijriah.

Perayaan ini tidak lain adalah bentuk syukur bagi kita semua terutama bagi umat muslim itu sendiri dalam menyambut tahun baru islam.

Tadi sore telah diawali dengan pawai kenderaan yang mengambil star dari lapangan Buntulia Utara Kecamatan Buntulia dan finis di halaman Masjid Agung Baiturrahim Pohuwato.

“ Kemudian lanjut doa pisah sambut tahun hijriah, dan saat ini adalah pawai obor. Tentu ini adalah bukti bagi kita semua bahwa pemerintah bersama panitia pada tahun ini telah merayakan tahun baru islam,” kata Suharsi.

Artinya, dengan dibukanya kembali keran dan covid-19 sudah bisa dikendalikan, maka tahun ini perayaan pisah sambut tahun hijriah mulai dilaksanakan yang sebelumnya tidak dirayakan meriah akibat adanya pembatasan kegiatan akibat pandemi

Wabup Suharsi berharap untuk sama-sama menjaga kebersamaan, kekompakan diantara sesama. Jadikan momentum tahun baru islam menjadi perekat bagi kita umat manusia, sehingga tercipta pohuwato yang aman dan damai.

“Tertiblah di jalanan, jangan sampai obornya disalahgunakan kepada orang lain. Karena obor yang terpasang sebanyak 1445 maka ini perlu dijaga bersama,” imbau wabup *****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *