Diskominfo Gorut Dorong Terwujudnya Program GDV di Tolinggula

529
ADV
10
Kepala Dinas Kominfo Gorut, Sumitro Datunsolang didampingi Kabid Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik, Aljum Konawe dan beberapa pihak di sela-sela melakukan sosialisasi dan survey terkait program GDV di salah satu desa di Kecamatan Tolinggula. (Foto : hmskominfo_gorut)

GORUT (RAGORO) – Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara (Pemkab Gorut) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) setempat terus mendorong terwujudnya program Gorut Digital Village (GDV) di daerah itu, salah satunya di Kecamatan Tolinggula.

Indikator pendukung, utamanya akses internet menjadi fokus yang saat ini terus dimaksimalkan pihak Diskominfo Gorut.

Dan baru-baru ini, seiring dengan pelaksanaan Motabi Kambungu di Kecamatan Tolinggula, pihak Diskominfo Gorut dipimpin langsung Sumitro Datunsolang selaku kepala dinas melaksanakan sosialisasi dan survey terkait program GDV yang notabene menjadi program strategis penjabaran dari visi misi pemerintahan ‘IQRA’ yang saat ini dipimpin Thariq Modanggu sebagai Bupati.

“Tentu GDV ini untuk mendukung Desa digital. Dan survey yang kita lakukan untuk mendapatkan indikator-indikator dalam rangka mendukung Desa digital yang dimaksud,” tutur Kepala Dinas Kominfo Gorut, Sumitro Datunsolang ketika menghubungi awak media.

Intinya, lanjut disampaikan Sumitro, sosialisasi dan survey yang dilakukan pihaknya untuk memetakan indikator SDM yang ada di seluruh desa di Kecamatan Tolinggula.

“Selain itu, kondisi infrastruktur jaringan internet, apakah mendukung atau seperti apa. Dan Alhamdulillah rata-rata desa sudah terkoneksi akses internet,” imbuhnya.

Di samping itu, Sumitro mengaku, dukungan hardware atau perangkat keras, seperti laptop dan komputer juga menjadi sangat strategis dalam mewujudkan program GDV tersebut.

“Sehingga itu juga indikator yang kita survey langsung ke setiap desa di sana (Tolinggula),” ujarnya.

Nantinya, ketiga indikator itu, baik SDM, ketersediaan jaringan dan infrastruktur serta perangkat keras akan dikaji dan dipetakan seperti apa intervensi pemerintah, termasuk intervensi pemerintah desa dalam rangka memaksimalkan desa digital.

Dalam kegiatan tersebut, Sumitro juga mengatakan, pihaknya langsung mengindentifikasi ketersediaan jaringan dan infrastruktur provider Telkomsel, termasuk dukungan dari pada infrastruktur Bakti, dalam hal ini ketersediaan tower yang ada di desa-desa terpencil.

“Sehingga insya Allah dalam waktu dekat ini desa digital ini akan bisa berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan oleh masyarakat dan pemerintah daerah,” tukasnya. (RG-56)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *