BALI (RAGORO)– Berdasarkan hasil RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham) tahunan dan luar bisa Kota Gorontalo ketambahan Rp 840.000.000.000 Milliar dana Corporate Social Responsibility (CSR) ditahun 2022. Hal ini seperti yang diungkapkan Walikota Gorontalo Marten A. Taha usai menghadiri kegiatan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahunan dan luar bisa di Nusa Dua Bali, Senin (7/3/22) kemarin. “Dana CSR Rp.30 Milliar tersebut, dibagikan kepada seluruh pemegang saham secara profesional kepemilikan saham. Dan Kota Gorontalo sendiri, mendapatkan ketambahan kurang lebih Rp.840 jutag dengan dana CSR ditahun 2022, “ujar Marten. Pernyataan modal Kota Gorontalo pada dasarnya kata Marten, sudah disahkan penjumlahan modal dari 29 triliun menjadi 34 trilliun hingga ditahun 2024. “Jadi sudah disahkan itu, dengan jumblah pernyataan modal kita sampai sekarang sudah diatas Rp.30 trilliun lebih. Kemudian, pembentukan kantor wilayah sudah disetujui oleh RUPS, dan pembagian laba perusahaan kurang lebih ada Rp262 milliar. Nah, itu 72 persen dibagikan sebagai dividen dan nanti akan dkonfersi sebagai penyertaan modal ulang oleh pemegang saham, “ucapnya. Terakhir terkait dengan pemunuhan jumlah modal sebesar Rp.3 trilliun di masing-masing daerah diwajibkan untuk bisah menambah jumlah setoran saham. “Untuk Kota Gorontalo sendiri minimal Rp 24 milliar lagi, sampai dengan tahun 2024. Sehingga tercapai, jumlah minimun Rp 3 trilliun modal inti Bank. Kalau tidak, kita akan terdegradasi. Tidak dipenuhi, maka BSG akan terdegradasi dan jadi PPR, “tandas Marten.(lev).
Hasil RUPS di Bali , Dana CSR Kota Gorontalo Bertambah 840 Jutah
10











