Musrenbang Kelurahan Biawao Pake Adat Rabana

439
ADV
10
Ketua PPD Kota Bersama Kadis Sosial Tomy Yahya ketika disambut secara adat, Senin (7/2, Foto Kasie Baim).

PEMKOT (RAGORO)– K/egiatan Musrenbanda (Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa /Kelurahan) di Kota Gorontalo terus dipergalak oleh masing-masing kelurahan, guna menjawab aspirasi masyarakat untuk menjadi program prioritas kelurahan yang nantinya akan dibahas di Musrenbang tingkat Kecamatan untuk dijadikan program kerja di tahun 2023. Lain hal yang terungkap di Kelurahan Biawao Kecamatan Kota Selatan, Senin (7/2/22) kemarin. Menariknya, pada pembukaan kegiatan musrenbang tingkat kelurahan, Kelurahan Biawao menggunakan adat penyambutan iringan rabana bagi Kepala Dinas Sosial Tomy Yahya dan Ketua PPD Kota Gorontalo Risman Taha, sebagai tanda dimulainya Musrenbanda di Kelurahan Biawao.

Camat Kota Selatan Sumaryadi Tone mengungkapkan, untuk pelaksanaan musrenbanda tingkat kelurahan di Kecamatan Kota Selatan, khususunya di Kelurahan Biawao memiliki ciri khas tersendiri, dimana Lurah Biawao selain aparat pemerintah, dirinya juga sebagai tokoh adat di Kecamatan Kota Selatan. Sehingga kegiatan Musrenbanda Kelurahan Biawao, kali ini diawali dengan penyambutan adat rabana bagi ketua tim pelaksana kegiatan musrenbanda tingkat kelurahan.

“Penyambutan secara adat ini dilaksanakan sebagai bentuk rasa hormat, Pemerintah Kelurahan dimana Lurah Biawao ini merupakan salah satu tokoh adat yang berada di Kecamatan Kota Selatan. Olehnya itu, kegiatan ini diawali dengan penyambutan secara adat, “ujar Sumaryadi dalam paparannya. Dirinya juga mengungkapkan, kegiatan musrenbanda Kelurahan Biawao merupakan musrenbanda tingkat kelurahan yang terakhir berada di Kecamatan Kota Selatan.

“Insya allah apa yang menjadi aspirasi masyarakat dengan adanya musrenbanda kelurahan bisa terakomodir atas sinergitas bersama hadirnya LPM dan PPD di Kota Gorontalo, yang selama ini terus hadir dalam melakukan pendampingan pelaksanaan musrenbanda di Kelurahan khususnya kelurahan yang berada di Kota Selatan, “ucapnya.

Sumaryadi berharap, lewat musrenbanda kelurahan ini dapat menghasilkan ide-ide dan gagasan berdasarkan aspirasi masyarakat yang telah dibahas pada rembuk warga sebelumnya dan dapat dilanjutakan pada musrenbanda tingkat kecamatan. “Insya Allah kegiatan ini bisa terlaksana dengan baik, dikarenakan sudah diawali dengan rembuk warga. Tentunya, apa yang menjadi program usulan nanti bisa diangkat untuk dibahas di tingkat kecamatan dalam usulan dua satu satu, “papar Yadi.(lev).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *