PEMKOT (RAGORO)- Inspektorat Kota Gorontalo mencatat berdasarkan laporan paparan pada forum rakor di lingkungan Pemerintah Kota Gorontalo, pertanggal 4 Januari 2022, Kepala Inspektorat Kota Gorontalo Taufiq Dunggio mengungkapkan, area intervensi manajemen ASN ini sudah berada dirata-rata bernilai seratus akan tetapi dalam indikator pengawasan masih ada yang menunggu verivikasi, seperti halnya indikator reviu atas rotasi, promosi, mulai ASN evaluasi benturan kepentingan.
Kemudian, area intervensi pajak optimalisasi pajak daerah, dimana area tersebut Taufiq sampaikan, ada dua indikator dalam hal penagihan tunggakan pajak dan peningkatan pajak.
Menurutnya di nilainya kemarin masih ada di angka41 persen. Dan alhamdulillah kami sudah kirim kembali dan masih menunggu capaian ditriwulan empat.
Demikian Terkhir area intervensi manajemen aset daerah, dimana dalam sub indikator pengawasan ini juga kata Taufiq masih menunggu verivikasi.
“Insya Allah jumlah yang penunggak semakin berkurang dan angka nilai tersebut akan turut naik. Dan insya allah target kami sebelum tanggal 31 januari Pemerintah Kota Gorontalo untuk LHKPN mencapai 100 persen.
Jadi kami mohon kerja sama dan bantuan Bapak/Ibu untuk segera memerintahkan kepada esselon 3 untuk segera melakukan pembaharuan visioner LHKPN, “ujar Taufiq paparan pada rakor penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan dilingkungan Pemerintah Kota Gorontalo, belum lama ini.
Sementara terkait perkembangan capaian Monitoring Control for Prevention (MCP) Korsupgah KPK RI Periode Triwulan II Tahun 2021,kata Taufiq, Pemerintah Kota Gorontalo berada pada zona hijau dengan capaian korsupgah wilayah Provinsi Gorontalo teratas di angka 77,63 persen, sementara Pemerintah Provinsi Gorontalo berada di angka 74,93 persen.
“Dan alhmdulillah pada saat peringatan Hakordia pada saat itu, Bapak Presiden mengumumkan Pemerintah Kota Gorontalo masuk posisi 16 besar. Insya Allah ditahun 2022 kita masuk 10 besar pak. Insya Allah, “ucapnya.(lev)











