KABGOR – Pemerintah Kabupaten Gorontalo menggelar dzikir dan doa bersama dalam Safari Dakwah ‘Limboto Bersholawat’ bersama Majelis Rasulullah di Masjid Agung Baiturrahman Limboto.
Dalam kesempatan itu dihadiri langsung oleh pimpinan Majelis Rasullullah, madinatul majelis Jakarta, Sayuqi bin Haidar Al Habsyi dan pimpinan Majelis Rasullullah, Ahli Sunnah Wal Jama’ah.
Salim bin Abdurrahman Al-Jufri.
Pemerintah dihadiri langsung oleh Bupati Nelson Pomalingo dan Wabup Hendra Hemeto, Sekda Hadijah Tayeb, Ketua PKK Fory Naway dan Wakil Ketua Fatra Sunge hingga para asisten dan pimpinan OPD. Jajaran eselon III juga dihadirkan.
Majelis Rasulullah sendiri sudah ada selama kurang lebih dua tahun di Gorontalo, namun gaungnya untuk sementara masih ditahan akibat pandemi Covid-19.
Dalam pengantarnya, Bupati Kabupaten Gorontalo menyampaikan, didaerah yang dipimpinnya selalu mendorong pula kegiatan keagamaan. Yang disini sebagai bagian dalam membangun dan membentuk karakter masyarakat, berbangsa dan bernegara.
“Daerah sebagai informasi pak Habib terus membangun Karakter dan bathiniya manusia. Sehingga bisa mendorong manusia yang terus berkembang dengan baik sesuai sifat sifat islami, sesuai sifat-sifat Rasulullah,” ujar Bupati.
Apa yang disampaikannya memang menjadi ciri kabupaten Gorontalo dalam membangun 3 pilar, yakni ilmu, adat budaya dan agama. Sehingga kegiatan majelis Rasulullah malam itu sebagai pedoman dari 3 pilar. (RG.53)











