KABGOR- Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gorontalo, Fory Naway melantik secara resmi ketua TP PKK Kecamatan Tilango, Jumat (14/01) Di aula kantor camat tilango. Kegiatan itu juga dibarengi dengan pengukuhan bunda baca dan bunda Paud yang melekat pada ketua PKK kecamatan.
Dalam sambutannya, Fory Naway menyampaikan selamat kepada ketua PKK yang baru dilantik juga sebagai bunda Baca dan Bunda PAUD kecamatan.
Ia berharap kepada Camat harus membina seutuhnya pada Kegiatan PKK yang berada dikecamatan.
Harap Fory Juga kepada Ketua TP PKK Kecamatan Harus membina PKK yang berada disetiap desa agar terbina dan tercipta program terintegrasi.
Sejumlah program menanti inovasi ketua PKK kecamatan untuk ditularkan hingga tingkat desa bahkan dasa wisma.
“Program yang sudah ada di maksimalkan dan ditingkatkan terutama program Sensivera. Ini terus digalakan dan koordinasikan dengan dusun dan masyarakat terutama dasa wisma,”harap Fory.
Lanjut Fory, Ketua PKK Kecamatan harus mampu manfaatkan dan berdayakan potensi seluruh dasa wisma.
Program lain adalah agar ketua PKK memperhatikan masyarakat khususnya Disabilitas baik usia anak dan usia lanjut.
“Semua data program acuan data otentik yang tertera pada sim PKK. karena ketika ada kunjungan kita sudah ada informasi dan cakupan berbagai program di SIM PKK tersebut,”pinta Fory Naway.
Intinya, Suksesnya program kecamatan hingga tingkat desa modalnya Konsolidasi ke tingkat bawah penting.
Selanjutnya ketua PKK melekatnya bunda PAUD diharapkan agar memiliki data keberadaan paud disetiap wilayah desa.
Bunda paud harus mampu menjadi visioner. Mengevaluasi keberadaan sarana dan prasaran fasilitas PAUD.
“data PAUD dikuasasi, terkait pembayaran honor guru paud hingga metode pembelajaran pun diketahui
Karena dalam rangka pembayaran honor guru paud sudah menjadi tanggung jawab desa.
“Nantinya kita akan duduk bersama Pemdes, dikbud dalam rangka rembuk bersama pembayaran honor guru paud dan tk sehingga dapat diselaraskan semua.
Program pendidikan keluarga penting diinformasikan kepada guru-guru PAUD karena banyak masalah ditingkat anak terutama pelecehan seksual termasuk pemaksaan anak bekerja pada usia kecil.
Sebagai bunda baca di Kecamatan harus mau menggiring masyarakat untuk minat baca yang besar dengan menganjurkan agar membaca di perpustakaan baik didesa maupun di Kecamatan
“misalkan disekertariat kantor pkk ada pojok baca di setiap Desa,” tandasnya. (RG.53)











