Pemkot Perdalam Wawasan Cara Berdagang, 10 PKL Diberangkatkan

551
ADV
10
Walikota didampingi Kadis Perdagin foto bersama para pedagang (Foto Dok PKP).

PEMKOT (RAGORO) – Pemerintah Kota Gorontalo berencana memberangkatkan 10 Pedagang Kaki Lima (PKL) yang menempati Kawasan pusat perdagangan di Kota Gorontalo. Pemberangkatan para enterpreneur ini dalam rangka Studi Banding (Stuban) ke Daerah yang sektor perdagangannya cukup maju dan berkembang.

“Insya Allah, tahun ini kita akan berangkatkan 10 pedagang yang ada disini (Kampung China) untuk ikut Stuban ke daerah yang sektor perdagangannya cukup maju dan berkembang, “ujar Walikota Gorontalo, Marten A. Taha, ketika memberikan sambutan pada kegiatan diskusi antar pedagang kampung china dengan Pemerintah Kota Gorontalo terkait rencana revitalisasi kawasan pusat perdagangan Kota Gorontalo, beberapa waktu lalu.

Menurut Marten, tujuan pihaknya melaksanakan kegiatan Stuban bagi para pedagang adalah untuk meningkatkan wawasan para pedagang tentang bagaimana cara mengembangkan usaha yang baik dan benar.

“Tujuannya yakni seperti memberikan edukasi kepada 10 masyarakat pedagang asal Kota Gorontalo, melihat dan mencari tahu secara langsung seperti apa dan bagaimana suasana perdagangan di luar Provinsi Gorontalo,”ucapnya.

10 PKL yang nantinya akan ikut Stuban tersebut, lanjut Marten, juga akan diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan berbincang dengan masyarakat pedagang di luar Gorontalo, termasuk dengan instansi terkait disana.

Marten menambahkan, program kegiatan studi banding yang akan dilaksanakan Pemerintah Kota Gorontalo ini, bagian dari upaya Pemerintah Kota Gorontalo untuk memberikan wawasan luas kepada masyarakat pedagang. Sehingga,kedepan mereka bisa mengembangkan usahanya seiring dengan perkembangan zaman.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Perdagangan dan Industri Kota Gorontalo, Junaedi K. Demak sendiri menyatakan, pihaknya bersedia untuk melaksanakan program kegiatan studi banding tersebut.

“Untuk teknis pelaksanaannya, awalnya kami akan melakukan pendataan dari ferivikasi data masyarakat pedagangan, untuk dipilih siapa-siapa saja yang akan diajak Pemerintah Kota Gorontalo.

Dan seperti apa dan bagaimana program yang akan kami bawa kesana, masih akan kami rapatkan dengan beberapa pejabat terkait termasuk menyampaikannya lagi kepada Wali Kota Gorontalo, “singkatnya.(lev)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *