GORUT (RAGORO) – Wakil Bupati Gorontalo Utara (Wabup Gorut), Thariq Modanggu dalam kunjungannya ke Kecamatan Atinggola dan Kwandang, Senin (3/1), kaitan dengan menindaklanjuti temuan BPK soal evaluasi PAD, turut mensosialisasikan pendamping CERIA kepada pemerintah Kecamatan dan Desa.
“Kami memperkenalkan, mensosialisasikan pendamping CERIA yang telah direkrut tahun kemarin dan sementara bekerja melakukan pendataan,” ungkap Thariq Modanggu dalam wawancaranya.
Ia ingin pendamping CERIA ini dimanfaatkan dengan baik oleh pemerintah desa dan kecamatan. “Kami ingin agar pendamping CERIA ini benar-benar bisa dimanfaatkan oleh pemerintah desa dan kecamatan, baik dalam perencanaan pembangunan desa, pembangunan keluarga dan lebih-lebih dalam hal pengolahan data bantuan kepada masyarakat,” tuturnya.
Selanjutnya, dalam kunjungan itu, Wabup Thariq juga memperkenalkan aplikasi CERIA yang sudah mulai proses penginputan data bantuan.
“Tentu, dengan aplikasi ini bahwa seluruh kita memastikan ada keadilan bagi masyarakat, karena kita bisa langsung mendeteksi para penerima bantuan yang sudah jalan selama ini,” terangnya.
Bahkan lanjut Thariq, bukan hanya sejak pemerintahan Indra – Thariq, tapi juga data penerima bantuan yang diinput adalah sejak pertama Gorontalo Utara terbentuk atau pemerintahan pertama.
“Jadi, itu didata oleh pendamping CERIA ke dalam sistem atau aplikasi tersebut, sehingga kita bisa memantau jumlah bantuan, jenis bantuan dan penerima,” jelasnya.
Dan tentu lanjut Thariq, proses pendataan itu dilaksanakan secara bertahap oleh pendamping CERIA, karena mereka harus menginput seluruh data bantuan sejak Gorut terbentuk sampai hari ini.
“Sehingga dengan adanya aplikasi ini, akan memastikan keadilan dalam pemberian bantuan, juga bisa memudahkan akses publik agar publik atau pemerintah daerah juga bisa melakukan akses terhadap sistem informasi ini,” ujarnya.
Oleh karena itu, Ia berharap, agar terjadi sinergitas antara pendamping CERIA dengan pemerintah desa dan pemerintah kecamatan dan juga pendamping yang lain, terutama untuk pengolahan data keluarga dan juga penginputan aplikasi CERIA yang akan menampilkan berbagai data-data melalui sistem informasi.
“Tentu saja ini adalah pekerjaan tidak ringan, karena ini adalah terobosan yang kami lakukan dan mungkin bisa jadi ini adalah program pertama atau sistem informasi pertama di Indonesia yang menyajikan data bantuan secara online dengan sistem pengolahan data terpadu seperti ini,” imbuh Ka Oki sapaan akrab Wabup Thariq.
Ia pun berharap bahwa aplikasi itu sudah bisa dilaunching sesuai rencana pada pertengahan Januari ini. “Oleh karena itu, Kam pacu di 5 (lima) kecamatan yang sudah memiliki pendamping CERIA sejak tahun lalu dan tahun depan insya Allah di semua kecamatan sudah bisa terbentuk.
Sehingga sistem informasi atau aplikasi CERIA ini sudah bisa maksimal sebagai satu sistem informasi data keluarga dan pembangunan keluarga di Gorontalo Utara,” pungkasnya. (RG-56)











