KPA Sebutkan Temuan HIV-AIDS di Kota Gorontalo Mencapai 236 Kasus

635
ADV
10
Walikota Marten A. Taha saat memberikan sambutan pada acara Optimalisasi Standar Pelayanan Minimal (SPM) kesehatan TB-HIV di Kota Gorontalo, Rabu (29/12, Foto Hms).

PEMKOT (RAGORO)- Temuan kasus HIV-AIDS di Kota Gorontalo dari tahun 2001 hingga di tahun 2021 sudah mencapai 236 kasus, dan tercatat peringkat pertama kasus terbanyak di Provinsi Gorontalo dengan total keseluruhan berjumlah 722 kasus.

Dari 236 kasus tersebut, masing-masing penyakit HIV berjumlah 104, penyakit AIDS berjumlah 132 kasus, dengan temuan Co-Infeksi TB 60 kasus dan meninggal 8 kasus (TB-HIV).

Hal ini seperti yang disebutkan oleh Walikota Gorontalo Marten A. Taha saat memberikan sambutan pada acara Optimalisasi Standar Pelayanan Minimal (SPM) kesehatan TB-HIV dalam pencapaian target elminasi tahun 2030, bertempat di Aula Banthayo Lo Yiladia, Rabu (29/12/21) kemarin.

Walikota dan juga selaku Ketua KPA (Komisi Penanggulangan AIDS Kota Gorontalo menyebutkan, pelayanan kesehatan orang dengan resiko terinfekso HIV sesuai standar adalah pelayanan kesehatan yang diberikan kepada Ibu Hamil, Pasien TB, Pasien Infeksi Menular Seksual (IMS), Waria/Transgender, Pengguna Napza, dan warga binaan lembaga permasyarakatan dilakukan oleh tenaga kesehatan sesuai kewenangannya dan diberikan FKTP (Puskesmas dan Jaringannya) dan FKTP baik pemerintah maupun swasta serta dilapas/rutan narkotika.

Lanjut, capaian kinerja Pemerintah Daerah Kota Gorontalo dalam memberikan pemeriksaan HIV terhadap orang beresiko terinfeksi HIV kata Marten, dinilai dari presentase orang beresiko terinfekso HIV yang datang ke Fasyankes dan mendapatkan pemeriksaan HIV sesuai standar diwilayah kerjanya dalam kurun waktu 1 tahun.

Demikian halnya juga kata Marten terkait dengan kasus Tuberkulosis(TB). “Tuberkulosis(TB) adalah penyebab kematian utama pada orang dengan HIV AIDS (ODHIV), “jelas Marten.

Ucapan terimah kasih Marten sampaikan, atas terselenggaranya kegiatan tersebut di Kota Gorontalo. Marten berharap, agar kegiatan ini bermanfaat bagi diri kita, keluarga dan masyarakat.(lev)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *