UMGO Raih Penghargaan Dari BKKBN, Satu-Satunya PTS Gelar KKN Tematik Penanganan Stunting

508
ADV
10

KAMPUS (RAGORO) – Dalam Acara Diseminasi Pemanfaatan Hasil Pendataan Keluarga Tingkat Provinsi Gorontalo Tahun 2021, Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) menjadi satu-satunya Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang meraih penghargaan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Gorontalo.

Iya, BKKBN memberikan apresiasi kepada UMGO dan Universitas Negeri Gorontalo (UNG) yang telah melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Penanganan Stunting beberapa waktu yang lalu.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan MoU antara BKKBN Provinsi Gorontalo dengan 7 perguruan tinggi, dalam hal ini LPPM terkait Penanganan Stunting di kegiatan KKN Tematik, Kamis kemarin (23/12), di Hotel Aston, Kota Gorontalo.

Untuk UMGO, penghargaan ini diberikan langsung oleh Kepala BKKBN, Dra. Hartati Sulaeman, M.Pd.

Hartati Sulaeman dalam sambutannya menyampaikan, bahwa pemanfaatan data dan informasi kependudukan (by name & by adress) ini sangat membantu BKKBN dalam pendataan. “Pelaksanaan pendataan harus akurat untuk membaca data demografi serta data keluarga berencana,” ucapnya.

Tak heran jika BKKBN Gorontalo dalam pendataan ini telah melebihi target hingga menembus angka 120 persen. Hal ini membuat BKKBN Gorontalo meraih juara 1 dalam pendataan tingkat nasional. Direktur Pelaporan dan Statistik BKKBN Pusat, Drs. Rudi Budiman dalam sambutannya sangat mengapresiasi BKKBN Provinsi Gorontalo karena telah melampaui target nasional.

“Dalam arah kebijakan nasional untuk mengatasi permasalahan stunting, yang paling penting dalam program pemerintah itu ialah pemberian gizi untuk ibu hamil, karena gizi buruk keluarga bisa menyebabkan balita stunting.

Inilah pentingnya pendataan yang valid untuk mengetahui kondisi keluarga dilapisan bawah sehingga program pemerintah tepat sasaran,” terangnya.

Sementara itu, Wakil Rektor III UMGO, Dr. Apris Ara Tilome mewakili Rektor UMGO ketika diwawancarai
mengucapkan syukur dan berterima kepada BKKBN Provinsi atas penghargaan yang diberikan.

“Di FIKES UMGO ada program studi Bidan dan Profesi Bidan, yang dalam programnya mendampingi 1.000 ibu-ibu hamil di Provinsi Gorontalo dalam hal kebutuhan gizi, kondisi kesehatan ibu dan janin,” paparnya.

Sesuai pantauan awak media, hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya Asisten Pemerintah Provinsi Gorontalo, Drs. Sukri Botutihe, M.Si, LPPM UMGO, Indri Afriani Yasin, P.hD beserta para Pimpinan Perguruan Tinggi dari
UNG, Poltekes Kementerian Kesehatan, IAIN Sultan Amai, Politeknik Gorontalo, UBM, dan UNISAN. (rg-63/HMS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *