Vaksinasi Dosis Pertama Kota Gorontalo Capai 63.56 Persen

504
ADV
10
Pelaksanaan vaksinasi di Kota Gorontalo, (Foto Dok RG/lev).

PEMKOT (RAGORO)- Update pencapaian vaksinasi di Kota Gorontalo pertanggal 7 November 2021 (Minggu) pukul 16:30 berdasarkan dasboard KPCPEN (P-Care) Kota Gorontalo sudah mencapai 63,56 persen atau setara dengan 101.448 jiwa yang sudah melakukan penyuntikan vaksinasi dosis pertama dari total sasaran 159.606 jiwa masyarakat yang akan di vaksin di wialayah Kota Gorontalo.

Demikian pula pelaksanaan vaksinasi ditahap kedua berjumlah 40.46 persen atau setara dengan 64.580 jiwa, sedangakn vaksinasi di dosis ketiga berada di angka 0,43 persen atau setara dengan 679 jiwa yang telah divaksin. Sementara penyebaran Covid-19 berdasarkan pada data perkembangan Covid-19 di Kota Gorontalo update pertanggal 6 November 2021 (sabtu) dijam 16:30 Wita menunjukkan jumlah terpapar Covid-19 (kasus aktif) tinggal 1 orang, dengan total terkonfirmasi berjumlah 4424 jiwa, sembuh 4269 dan meninggal 154 jiwa. Walikota Gorontalo Marten A. Taha, selalu mengingatkan pelaksanaan vaksinasi ini menjadi sangat penting untuk meningkatkan kekabalan tubuh. Bukan saja itu, yang paling penting juga adalah menjaga kesehatan, dengan cara protokol kesehatan tetap jalan.

Menurutnya, vaksinasi menunjukkan efektivitas tinggi dalam melindungi penerimaannya dari kejadian sakit berat akibat Covid-19. Olehnya itu, penting kesehatan di jaga, melalui penarapan protokol kesehatan yang diperketat. Selain itu pula kata Marten, kita harus selalu menjaga immunitas tubuh, agar tetap baik dengan berolahraga secara rutin, mengkonsumsi makanan yang bergizi, istrahat yang cukup, tidak merokok dan mengendalikan penyekit penyerta protokol.

“Kesehatan harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, dimana saja dan setiap saat, “ucapnya. Senada juga disampaikan oleh Wakil Walikota Ryan F. Kono. Meski Kota Gorontalo saat ini sudah berada pada Zona Hujau, kata Ryan, tetapi prokes tetap diterapkan. “Wabah ini masih ada, ini belum sepenuhnya berakhir.

Saya berharap agar masyarakat tetap melaksankaan penerapan prokesnya, menggunakan masker dimanapun beraktifitas, “ucapnya. Ryan juga menyampaikan, Pemerintah Kota Gorontalo juga tetap menjalankan prinsip 3T Testing, Tracing dan Treatment, guna mengetahui guna mengcegah kasus baru termasuk Vaksinasi baik masyarakat umum maupun kepada anak usia sekolah.

“Selain itu Vaksinasi kepada anak usia sekolah ini harus mendapatkan persetujuan orang tua karena selain upaya memutus penyebaran wabah Corona juga menjadi syarat pelaksanaan pebukaan kembali proses belajar mengajar secara tatap muka sekolah, “tandasnya.(levi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *