BOALEMO(RAGORO) — Pelaksana tugas (Plt) Bupati Ir.Anas Jusuf, M.Si mengucapkan rasa syukur, karena Kabupaten Boalemo kembali masuk ke Zona Hijau setelah seluruh pasien positif COVID-19 telah dinyatakan sembuh. “Alhamdulillah sekarang Kabupaten Boalemo kembali ke zona hijau dari pandemi COVID-19, kita patut mengucap syukur,” kata Anas saat diwawancara awak media disela-sela kesibukannya, Jumat (29/10/2021).
Selanjutnya Plt Bupati Anas menyampaikan rasa terimakasihnya kepada satgas penanggulangan COVID-19 Boalemo yang sudah bekerja secara maksimal dilapangan dan telah membantu proses kesembuhan pasien positif COVID-19 di bumi damai bertasbih.
Olehnya itu kata Anas, dirinya mengajak warga Boalemo agar tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan penanganan COVID-19, seperti menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak serta menjauhi kerumunan masa.
“Masyarakat dipersilakan melakukan aktifitas seperti biasa namun tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan dan 5M menjaga jarak, menggunakan masker, mencuci tangan lakai sabun, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas,” pesan Plt Bupati Anas Jusuf.
Kata Anas, ini semua Kerja keras dan kerja cepat seluruh pihak untuk mewujudkan percepatan dalam menuntaskan pandemi Covid-19, yang terus ditingkatkan. Tentunya apa yang dilakukan tetap berkoordinasi dan mendapat dukungan yang positif dari Forkopimda serta seluruh stakeholder yang bersatu memerangi dan mencegah penyebaran virus Corona.
“Kerja keras kita membuahkan hasil yang patut disyukuri. Dibuktikan dengan Boalemo yang saat ini ada dalam posisi zonasi yang lebih baik dibanding sebelumnya.
Masih kata Anas, vaksinasi di Boalemo saat ini sudah diatas 50 persen. Itu semua tidak terlepas dari berbagai upaya yang sudah diimplementasikan, terutama pembentukan herd immunity (kekebalan kelompok) lewat program vaksinasi.
“Pemkab Boalemo bersama seluruh jajaran terkait seperti Polres, TNI, Pemerintah Kecamatan dan Desa serta seluruh komponen masyarakat, sangat aktif melaksanakan program vaksinasi bagi masyarakat yang menyasar kelompok rentan seperti para pelajar, lansia, ibu hamil dan juga masyarakat umumnya,” ujar Anas. (rg-45)











