Prodi Kebidanan UMGO Lakukan MoU dengan Dikes Kabgor

600
ADV
10
SUASANA penandatanganan perjanjian kerjasama ataupun MoU antara Program Studi (Prodi) Kebidanan Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) dan Dinas Kesehatan (Dikes), Kabupaten Gorontalo (Kabgor).

KAMPUS (RAGORO) – Program Studi (Prodi) Kebidanan, Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES), Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) kembali menandatangani perjanjian kerjasama ataupun MoU bersama Dinas Kesehatan (Dikes), Kabupaten Gorontalo (Kabgor). Kegiatan ini dilaksanakan Senin kemarin (27/12), di kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo.

Adapun isi daripada MoU tersebut ialah tentang tindaklanjut atas pelaksanaan pendampingan 1.000 hari pertama kehidupan dan pelayanan komplementer untuk prodi S1 Kebidanan dan Profesi Bidan.

Proses penandatanganan ini dilakukan langsung oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Kabgor, Syukri Dawali, A.MKL, Ketua Prodi Kebidanan UMGO, Dwi Nur Octaviani Katili, S.ST., M.Keb., dan Plh Dekan FIKES UMGO, Widya Supit, SE., M.AP didampingi para Tim Dosen Prodi Kebidanan.

“Alhamdulillah, pada kesempatan kali ini kami dapat kembali membangun kerjasama dengan pemerintah setempat. Kita dipercayakan untuk melanjutkan pelaksanaan pendampingan 1.000 hari pertama kehidupan untuk prodi S1 Kebidanan dan Profesi Bidan. Ini membuktikan bahwa UMGO bisa menjalin kerjasama yang baik dengan semua pihak,” ungkap Kaprodi Kebidanan UMGO.

Dwi melanjutkan, untuk Profesi Bidan nanti akan ada stase Continuity of Care (COC) yang merupakan asuhan secara berkesinambungan, sejak ibu hamil sampai dengan Keluarga Berencana (KB) sebagai upaya penurunan AKI dan AKB.

“Pendampingan kepada ibu hamil yang tertuang dalam MoU sebelumnya akan terus kami genjot, dan tak hanya sampai situ saja, pelayanan kebidanan komplementer yang merupakan ciri dari prodi kebidanan akan menjadi prioritas kita sebagaimana yang tertuang dalam MoU.

Kami akan mengimplementasikannya di wilayah kerja puskesmas yang berada dibawah naungan Dikes Kabupaten Gorontalo,” terangnya.

Terakhir, dia berharap, baik dari institusi UMGO maupun Dikes Kabgor agar bisa saling berkoloborasi dalam hal pendampingan 1.000 hari pertama kehidupan dan pelayanan kebidanan komplementer. “Program ini sudah menjadi program Dikes Kabgor. Olehnya kedepan semoga bisa saling bersinergi lagi,” pungkasnya. (rg-63/HMS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *